BUPATI BATU BARA HADIRI ZIKIR AKBAR NASIONAL (ZAN) PPITTNI 2025

Nasional14 views

 

Penulis Nopel Harahap Kabiro Transnusantara.co.id Batu Bara

Deli Serdang, Transnusantara.co.id-
Bupati Batu Bara  H.Baharuddin Siagian,
SH,M.Si menghadiri Zikir Akbar Nasional
(ZAN) Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqah Naqsabandiah (PPITTNI) 2025 yang digelar digedung Serba Guna Dispora Deli Serdang
Provinsi Sumatera utara, Minggu (23/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta mengingatkan masyarakat dan para Pemimpin Indonesia
untuk,senantiasa berbuat baik
dan benar.

Acara ZAN ini dihadiri ribuan masyarakat dari Sumut termasuk rombongan  dari Kabupaten
Batu Bara serta peserta dari berbagai daerah lainnya.

Rangkaian  kegiatan,.diisi dengan tausiyah dan doa bersama dipimpin oleh, pengasuh tertinggi
Buya Syech Muhamad Al idrus silsilah ke-39 PPITTNI. Zikir Akbar tahun ini
mengangkat tema, “Dari tanah Deli
untuk Nusantara.”

Dengan doa bersama untuk kebaikan bangsa dan Negara juga mengajak umat beragama untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa kembali mempedomani, menghayati dan
mengamalkan Pancasila dan UUD
1945 sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia emas dan
mewujudkan perdamaian dunia.

Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Utara,Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi kepada Bupati Batu Bara, atas dukungannya
menyediakan memfasilitasi transpor keberangkatan para jemaah menuju
lokasi acara,semoga Bupati diberi kesehatan dan dimudahkan rezeki
sehingga kedepan dapat terus berkontribusi lebih besar ujar,
Gubsu.

Tasawuf Naqsabandiah merupakan aliran tasawuf Sunni yang menekankan, zikir,wirid dan musabaqoh sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah.

Selanjutnya, Menteri Agama-RI
Prof.Dr.KH. Nasaruddin Umar,MA
dalam sambutannya menghimbau masyarakat untuk memberi ruang berkembangnya tasauf Naqsabandiah
di Sumut,yakinlah jika tasauf ini berkembang di Sumut bukan hanya narkoba premanpun akan sadar,Arif itu pintar, tetapi pintar itu belum tentu Arif maka semua itu serahkanlah
pada tasauf jika ingin menjinakkan masyarakat yang liar pungkas Menteri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *