Penulis Nopel Harahap
Kabiro Transnusantara.co.id Batu Bara
Baru Bara, Transnusantara.co.id-
Bupati Batu Bara, H.Baharuddin Siagian,SH,M.Si mengapresiasi dedikasi guru yang selama ini menjadi garda terdepan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dirinya menegaskan bahwa peningkatan kwalitas pendidikan, tidak dapat terwujud tanpa keberadaan guru yang kompeten berintegritas dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi.
Hal tersebut dikatakan Bupati pada saat menghadiri Resepsi Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia
(PGRI) ke-80, dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Batu Bara Kecamatan Limapuluh, Rabu (26/11/2025).
Momentum peringatan HUT ke-80
dan Hari Guru Nasional mengangkat
tema “Guru maju Indonesia maju bersama PGRI wujudkan Indonesia emas” ini menjadi seruan bersama,
untuk terus memperkuat kualitas pendidikan dan profesionalisme
guru diseluruh Indonesia.
Tema ini menegaskan bahwa
guru merupakan pilar utama mencetak generasi penerus bangsa yang unggul
berkarakter dan kompetitif melalui peningkatan mutu kompetensi serta kesejahteraan guru, cita cita menuju Indonesia emas 2045 diyakini dapat
terwujud dengan lebih nyata.
PGRI sebagai organisasi profesi terus berkomitmen, menjadi mitra strategis Pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan,upaya
penguatan kapasitas guru,pembinaan berkelanjutan hingga penguatan kapasitas guru.
Bupati Batu Bara menyampaikan bahwa guru memiliki peran besar dalam membentuk masa depan bangsa,
oleh karena itu fokus utama tenaga pendidik harus tetap pada proses pembelajaran, pembinaan karakter
serta penguatan nilai moral kepada peserta didik.
” Guru jangan ikut berpolitik, tugas guru adalah mendidik anak agar menjadi generasi yang berkualitas,berakhlak
dan mampu memimpin masa depan,” tegas Bupati.
Masih kata Bupati, Netralitas guru adalah, bagian dari menjaga kepercayaan masyarakat terhadap
Institusi pendidikan, tidak terlibat politik praktis,guru dapat mencurahkan perhatian sepenuhnya kepada
peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia yang unggul.
Bupati juga menyampaikan toilet
bersih merupakan indikator dasar kwalitas lingkungan pendidikan mencerminkan kedisiplinan,toilet
yang terawat juga berperan penting dalam mencegah penyakit, dan mendukung pola hidup bersih
dan sehat dikalangan
siswa siswi.
” Kita harus menggalakkan kembali gerakan Pramuka sebagai wadah untuk belajar disiplin,melatih diri kepemimpinan, keberanian dan kreativitas, karakter sangat dibutuhkan
untuk masa depan mereka,” pungkas
Bupati.
Turut hadir, Wakil Bupati Batu Bara,Syafrizal, SE,M.AP, Forkopimda, Wakil ketua PGRI Sumatera Utara Samsul Napitupulu
SE,M.Si, Ketua PGRI Kabupaten Batu Bara Drs.Idris, Ketua TP.PKK
Kabupaten Batu Bara Ny.Henny Heridawaty Baharuddin,
Staf ahli TP.PKK Kabupaten Batu Bara
Ny.Lely Syafrizal, Plh.Sekdakab,
Asisten I, Plt.Kadisdik Baru Bara,
Plt.Kadis Sosial,PPPA, dan
Ketua Pujakesuma.***
