Medan – Transnusantara.co.id – Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Kelas I Medan menggelar acara memperingati Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Selasa 3 Februari 2026 di Masjid AT-Taubah Lapas Kelas I Medan.
Kegiatan tersebut sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan, wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 30, pembagian hadiah lomba MTQ, tausiyah, dan adzan, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kementerian Agama Kota Medan dan Yayasan Pendidikan Intensif Agama Islam (YPIAI).
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Lapas Kelas I Medan beserta jajaran, unsur Forkopimcam Medan Helvetia, Kemenag Kota Medan, KUA Medan Helvetia, Lurah Tanjung Gusta, Ketua YPIAI, penceramah Ustad Abdil Muhadir Ritonga M.Pd, serta Qori Internasional Ustad Mad Kasad Lubis.
Rangkaian acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 kepada 10 WBP, pembagian hadiah perlombaan, sambutan, tausiyah, dan doa penutup.
Dalam tausiyahnya, Ustad Abdil Muhadir Ritonga, M.Pd menyampaikan, Pentingnya untuk terus mengingat nilai-nilai spiritual dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Masjid harus menjadi tempat ibadah, bukan sekadar objek wisata, karena harta dan benda tidak kekal, sedangkan ilmu dan amal adalah bekal yang abadi, serta sholat adalah sumber kedamaian.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan keagamaan, sekaligus membangun sinergi antara Lapas dan Kementerian Agama demi membentuk pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I berkomitmen memperkuat pembinaan keagamaan dan membangun sinergi guna membentuk warga binaan yang berakhlak mulia dan siap kembali berkontribusi positif di masyarakat. (Hisar LG)
