Fogging “Sumut Brantas” Digelar di Kelurahan Pulau Brayan Kota, Cegah Peredaran DBD

 

Medan, Transnusantara– Kegiatan fogging dalam program ” Sumut Brantas” digelar  di Lingkungan 21 ; Indra, Jalan Budi Kemenangan,Kelurahan Pulau Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat,Sumatera Utara, sebagai upaya mencegah penyebaran demam berdarah dengue ( DBD ) Jumat ( 13/2/2026 ). Kegiatan ini menyasar pemukiman warga yang dinilai rawan berkembangnya nyamuk Aedes aegiypti.

Pantauan awak media, petugas bersama aparat Kelurahan terlihat melakukan penyemprotan di rumah-rumah warga, saluran drainase. Selain foging warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola 3M yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Kepala lingkungan setempat menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka kasus DBD sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

” Kami mengapresiasi  atas perhatian dan respons cepat dari tim Sumut Brantas dalam menindaklanjuti laporan warga terkait meningkatnya kasus demam dan kekhawatiran akan DBD,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola 3M, serta langkah pencegahan tambahan lainnya.

” Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Namun foging saja tidak cukup, perlu kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Pimpinan Umum Sumut Brantas, Ari Anggara Pasaribu, SH, saat ditemui awak media.

Tim Sumut Brantas pelaksana, turun langsung  sejak pagi hari melakukan penyemprotan ke rumah-rumah warga dan selokan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Warga terlihat antusias dan mendukung kegiatan tersebut dengan membuka pintu serta jendela rumah saat proses fogging berlangsung.

Selain penyemprotan, petugas juga memberikan edukasi singkat kepada warga mengenai pentingnya pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri.

Diharapkan melalui kegiatan ini, angka penyebaran DBD di wilayah Pulau Brayan Kota, khususnya Lingkungan 21 Indra, dapat ditekan dan lingkungan menjadi lebih sehat serta nyaman bagi masyarakat.

Program Sumut Brantas sendiri merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang bersih serta bebas dari ancaman penyakit menular.

( Musal Fiqri Tanjung )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *