Diduga Toke Tambang Emas Ilegal Hina Wartawan, Sebut ” Wartawan Palsu ” Saat Dikonfirmasi

 

Mandailing Natal, Transnusantara-– Seorang pria berinisial P yang diduga sebagai toke tambang emas ilegal melontarkan ucapan yang dinilai menghina profesi wartawan. Ia menuding sejumlah jurnalis sebagai ” wartawan palsu ” ketika didatangi untuk dimintai konfirmasi terkait aktivitas pertambangan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat wartawan mencoba menggali keterangan mengenai dugaan praktik tambang emas ilegal yang disebut masih beroperasi di wilayah tersebut. Namun alih-alih memberikan penjelasan, pria tersebut justru diduga mengeluarkan pernyataan bernada merendahkan.

Ucapan itu sontak memicu reaksi keras dari wartawan yang berada di lokasi. Mereka menilai tuduhan tersebut tidak berdasar dan mencederai profesi pers yang dilindungi undang-undang.

” Kami datang menjalankan tugas jurnalistik bukan seperti yang dituduhkan. Pernyataan itu jelas bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan,” ujar salah seorang jurnalis yang enggan disebutkan namanya, di pasar Kota Nopan depan terminal, Senin ( 23/2/2026 ).

Sejumlah pihak pun mendesak agar dugaan penghinaan tersebut tidak dibiarkan dan meminta yang bersangkutan memberikan klarifikasi secara terbuka.

Pihak Mr P belum memberikan klarifikasi lanjutan, hingga berita ini diturunkan.

( Suleman Hsb )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *