BATU BARA, Transnusantara— Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batu Bara terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan perizinan dan investasi melalui transformasi digital.
Di bawah kepemimpinan Kepala DPMPTSP Kabupaten Batu Bara yang baru, H. Murdi Simangunsong, S.STP., sejumlah capaian pelayanan dan investasi menjadi dasar untuk menghadirkan inovasi pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.
Berdasarkan data yang disampaikan DPMPTSP Kabupaten Batu Bara, realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp887.708.259.190. Angka tersebut disebut mencapai 177,54 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp300 miliar.
Selain itu, tercatat penerbitan sebanyak 2.868 Nomor Induk Berusaha (NIB), dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,41 atau dalam kategori sangat baik.
Hal tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP Kabupaten Batu Bara, H. Murdi Simangunsong, S.STP., melalui sambungan telepon seluler, Kamis (17/9/2026).
Murdi mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari bimbingan dan arahan Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., CLA., bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP.
Meski demikian, Murdi menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berpuas diri. Masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dibenahi, terutama dalam tata kelola pelayanan berbasis digital.
Menurutnya, DPMPTSP perlu membangun pengelolaan data yang lebih terintegrasi, memperkuat sistem monitoring secara real time, serta meningkatkan pelayanan perizinan dan investasi agar semakin mudah diakses masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program jemput bola (Jebol) pelayanan perizinan berusaha.
Dalam tiga bulan terakhir, kata Murdi, lebih dari 200 NIB telah diterbitkan melalui pelayanan tersebut di Kabupaten Batu Bara.
Menjawab tuntutan perkembangan zaman, Murdi juga menggagas sebuah inovasi perubahan bernama SMART INVEST BATU BARA (Smart Management of Integrated Licensing and Investment Service).
Program tersebut diluncurkan seiring dengan pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII yang saat ini diikutinya.
Murdi menjelaskan, Smart Invest Batu Bara dirancang untuk mendorong pelayanan perizinan dan investasi yang lebih cepat, hadir di tengah masyarakat, akurat, serta terpercaya.
“Prinsip kami jelas, pelayanan perizinan harus semakin baik. Kami menargetkan peningkatan IKM menjadi 90 dan peningkatan penerbitan NIB sebesar 10 persen setiap tahunnya,” pungkas Murdi.
Penulis: Nopel Harahap
Kabiro TransNusantara.co.id Batu Bara.
