TAPANULI SELATAN, TransNusantara.co.id – Polres Tapanuli Selatan melalui Satuan Reserse Narkoba menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Anwar As-Syakinin, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.
Kasat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan, AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., menyampaikan bahwa upaya memerangi narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga melalui langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
“Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar AKP Philip.
Menurutnya, lingkungan pendidikan, termasuk pesantren, memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki pemahaman serta ketahanan diri terhadap pengaruh negatif narkoba.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, tetapi juga terus memperkuat langkah preventif dengan memberikan pemahaman kepada para pelajar dan santri agar memiliki pengetahuan serta keberanian untuk menolak narkoba,” katanya.
Sosialisasi tersebut diikuti sekitar 95 santri dan santriwati. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, antara lain mengenai cara menghadapi pengaruh lingkungan negatif serta langkah yang dapat dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.
AKP Philip berharap kegiatan edukasi dan sosialisasi P4GN dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba semakin meningkat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” pungkasnya.
( Ahmad Sulaiman )
