Lapas Kelas I Medan Gelar Ujian Akhir Program Pengentasan Buta Huruf, Tingkatkan Literasi Warga Binaan

 

Medan – TransNusantara.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar ujian akhir sekaligus penutupan program Pengentasan Buta Huruf bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Aula Moralitas Lapas Kelas I Medan, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas I Medan dalam memberikan pembinaan kepribadian yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kemampuan literasi dasar warga binaan.

Sebanyak 15 warga binaan yang mengikuti program tersebut menjalani ujian dengan penuh semangat di bawah bimbingan pembina kegiatan, Naik Amran Naibaho.

Pelaksanaan kegiatan ini turut didukung jajaran Staf Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Lapas Kelas I Medan yang bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sari Mutiara Medan.

Keterlibatan mahasiswa tersebut memberikan dukungan melalui pendekatan psikologis serta pendampingan belajar secara interaktif selama program berlangsung.

Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai kegiatan ketika pihak Lapas menghadirkan keluarga para warga binaan. Kehadiran keluarga menjadi dukungan moral sekaligus motivasi bagi peserta saat mempraktikkan kemampuan membaca dan menulis yang telah dipelajari selama mengikuti program.

Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menegaskan bahwa penguasaan literasi dasar merupakan bekal penting bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan hingga nantinya kembali ke tengah masyarakat.

“Kemampuan membaca dan menulis adalah hak dasar setiap individu sekaligus fondasi awal dalam proses pembinaan. Melalui program pengentasan buta huruf ini, kami ingin memastikan tidak ada warga binaan yang tertinggal.

Kami berharap pengetahuan ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk membuka wawasan baru, membangun rasa percaya diri, dan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” ujar Fonika Affandi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, khususnya dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar sebagai bekal menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Sumber Lapas Kelas I Medan

( Hisar LG )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *