Akses Jalan ke Areal Pertanian Padi di Kec.Kualuh Ledong Rusak Parah, Petani Mengeluh

 

Transnusantara.co.id,
Labuhanbatu Utara –

Potensi Labuhan Batu Utara ( Labura ) Sumatera Utara meliputi Sumber Daya Alam ( SDA ), baik didarat, pegunungan maupun laut.Sebagai contoh untuk lahan pertanian padi ( baik sawah maupun darat ) arealnya tersebar di 8 Kecamatan , terutama di Kecamatan Kualuh Ledong, dan Kualuh Hilir yang terkenal dengan beras kukubalam dan Ramos.

Namun sayangnya, lahan pertanian tersebut belum didukung oleh infrastruktur jalan yang memadai.

Seperti jalan utama yang menghubungkan 4 kecamatan mengalami kerusakan sangat parah.Dari 4 Kecamatan tersebut, salah satunya Kecamatan Kualuh Ledong terdapat areal pertanian yang menghasilkan padi.

Menanggapi akses jalan yang rusak berat Itu, warga masyarakat sangat kecewa terhadap pemerintah karena hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda perbaikan.

Salah seorang warga di sekitar jalan rusak, kepada Trans Nusantara ( 28/11/2021 ) mengatakan, jalan yang rusak tersebut mengganggu perekonomian warga.

Bahwa jalan tersebut merupakan penghubung Kualuh Leidong dengan 3 kecamatan lainnya, yaitu Kualuh Hilir, Kualuh Selatan dan Kualuh Hulu.

Kerusakan jalan tersebar di sejumlah titik, akibatnya para petani dalam memasarkan produksi pertaniannya mengalami kesulitan, karena infrastruktur jalan tidak memadai untuk dilalui kenderaan.

Selain itu katanya, ongkos mengangkut produksi pertanian menjadi mahal. Kenderaan roda dua maupun roda empat saat melintas banyak yang rusak, terguling, ujar warga.

Kualuh Leidong mempunyai potensi ekonomi yang besar, Selain kelapa sawit, daerah ini juga salah satu lumbung beras di Sumatera Utara.

Warga mengatakan infrastruktur jalan di Kualuh Leidong sudah puluhan tahun belum tersentuh perbaikan oleh pemerintah, perawatan jalan selama ini dari swadaya masyarakat.

Penulis : Poniman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *