Oleh : Nazri Lubis
Transnusantara.co.id,
Madina, Pantai Barat,
Bupati Mandailing Natal, H.M.Ja’far Sukhairi Nasution ketika melakukan kunjungan kerja ke wilayah Pantai Barat Madina pada hari
Jum’at (10/12/2021 ) di hadapan para wartawan mengatakan bahwa, agar aktifitas tambang emas illegal di wilayah DAS Batang Natal segera dihentikan, karena sangat merusak ekosistem sungai Batang Natal.
” Sekali lagi saya pertegas, kata Bupati, agar semua aktifitas alat-alat berat di wilayah DAS Ba
tang Natal harus segera dihentikan.” Ujarnya.
Saya akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk menindak para pelaku tambang emas illegal. Apabila mulai saat ini tidak mau menghentikan aktivitasnya yang merugikan banyak orang ini, kata Bupati.

Sambil melihatkan raut muka yang marah,
Bupati menyarankan agar pemodal tambang emas illegal di wilayah DAS Batang Natal tersebut kiranya sadar diri, karena pekerjaan yg mereka lakukan ini bukan lagi untuk mencari makan tetapi untuk mencari kekayaan dengan
mengorbankan semua orang.
Terus terang, katanya
saya tidak sepakat dengan cara yang begini, tegas Bupati H.M. Ja’far Sukhairi Nasution.
Kita sudah bentuk WTR ( Wilayah Tambang Rakyat ) ada 15 titik yang sudah di rencanakan, para pengusaha tambang rakyat nanti bisa beraktifitas di lokasi yang sudah ditentukan tersebut.
Sabar saja, kita tunggu hasil usulan yang telah kita kirim ke pusat.
Selanjutnya Bupati mengatakan, kedatangannya langsung kelokasi tambang emas illegal
tersebut, adalah salah satu bentuk sosialisasi
ke masyarakat penambang, agar tidak lagi menjalankan aktifitas alat beratnya yang telah merusak aliran sungai dengan alasan cari makan.
Dalam konfrensi Pers tersebut, Bupati berkali-kali mempertegas, apabila tidak dihentikan, maka Polisi akan segera bertindak, karena jelas hal ini sudah melanggar hukum yang berlaku di negara ini.(*).
