Warga Masyarakat Berharap Pemerintah Perioritaskan Pembangunan Jembatan Penghubung Kecamatan Natal dan Bantahan Yang Ada di Desa Pardamean Baru Segera Dikerjakan

 

Oleh : Nazri Lubis

Transnusantara.co.id,
Madina, Pantai Barat–

Demi untuk memperlancar
transportasi umum dan meningkatkan hasil perekonomian masyarakat, maka Pemerintah sangat diharapkan oleh warga masyarakat di dua Kecamatan ini untuk secepatnya melaksanakan pembangunan jembatan penghubung di atas sungai Sinunukan di Desa Pardamean Baru Kecamatan Natal
Kabupaten Mandailing Natal, seperti yang diutarakan oleh Kepala Desa Pardamean Baru
YASMIN ke media Transnusantara
pada Rabu (28/12/2021 ).

Kepala Desa mengatakan, keberadaan
jembatan penghubung yang berada diatas sungai Sinunukan tersebut sangat pital
karena sebagai penghubung dua
Kecamatan, yakni Kecamatan Natal dengan Kecamatan Batahan, yang mana pada saat ini kondisi jembatan tersebut sangat memperihatinkan karena dibuat sebagai jembatan darurat memakai
batang kelapa dan papan.

Kondisi jembatan darurat di desa Pardamean Baru Kecamatan Natal Madina, menghubungkan Kec.Natal ke Kec.Batahan.( foto : TN/Nazri )

Menurutnya, jembatan tersebut sudah mulai keropos, bagi pengendera yang melewatinya kalau tidak extra hati-hati bisa kecebur kesungai
yang sangat dalam.

Untuk itu, kata sang Kepala Desa, demi untuk
memperlancar perputaran ekonomi masyarakat dimohon kiranya Pemerintah sesegera mungkin untuk membangun jembatan yang permanen agar
sarana transportasi umum itu bisa berjalan
lancar sesuai dengan yang diharapkan.

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan
Natal, AMRAN yang berdomisili di Desa Pang
gautan mengatakan ke Transnusantara bahwa,
apa yang diutarakan oleh Kepala Desa Pardamean Baru Kecamatan Natal tersebut memang
benar dan harus kita dukung, kata to
koh masyarakat tersebut, karena saat sekarang
ini kondisi jalan dari Kecamatan Natal menuju
Kecamatan Batahan telah di aspal hotmix oleh
Pemerintah pusat, tinggal pelaksanaan pemba
ngunan jembatan yang belum terealisasi, insya
allah dengan adanya permohonan masyarakat ini, pemerintah cepat menanggapinya, dan
nantinya sarana transportasi antara Natal ke Batahan
berjalan lancar.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *