Parlindungan Manurung, Anggota DPRD Fraksi PDIP Kab. Asahan Bantah Dituduh Arogan terhadap R.S Bunda Mulia Kisaran

 

Transnusantara.co.id-
Asahan-

Anggota DPRD Fraksi PDIP Kabupaten Asahan Komisi B ,Bidang Kesehatan, Parlindungan Manurung, membantah dituduh arogan terhadap pihak R.S Bunda Mulia pada Kamis, ( 07/04/2022 ).

Hal tersebut disampaikan Parlindungan Manurung kepada awak Media sekitar pukul 13’00 WIB di jalan Kartini, doorsmeer 88. Kisaran, Sabtu ( 09/04/2022 ).

 

 

Foto : Nelvi Simbolon warga Kab Asahan, Partus di Rumah Sakit tempat Rujukan, Ibu dan bayi dalam keadaan sehat ( TN )

Beliau menjelaskan, sebenarnya kejadian kemaren itu saya ingin menolong warga masyarakat seorang perempuan yang ingin melahirkan bernama Nelvi Simbolon, warga Desa Sei Nadoras Mandoge, Kab.Asahan.

Selanjutnya pemilik R.S. Bunda Mulia, Dr.Binsar P Sitanggang, bertanya kau dari mana ? “saya Anggota DPRD Kab.Asahan Komisi B Bidang Kesehatan, minta supaya saudara saya ini secepatnya dirujuk ke R.S Medistra karena disana sudah di booking,
kemudian terjadi perdebatan, saya bilang Andre, pak Endang cepat di rujuk pasien tersebut, terus saya pergi meninggalkan mereka.” ujarnya.

Masih kata Parlindungan, pada saat itu, tidak ada keributan terjadi atau pun pemukulan, sampai saya ingin menangis melihat lambatnya proses adminstrasi rujukan dari Rumah Sakit tersebut.

” Dari saya masuk sampai keluar, ambulance pun tidak ada, tak siap ambulance, sampai saya tunggu di parkir tetap tak ada juga,” katanya.

Setelah itu pak Binsar keluar langsung menelepon ketua Rosmansyah, Ini anak buah mu bikin keributan saja, ini Binsar ini lawan nya sambil bertepuk dada.
Saya pak ingin menolong masyarakat, saya tidak ingin berdebat, kata Parlindungan Manurung.

 

Selanjutnya Saya hanya diruang tunggu bukan diruangan UGD atau diruangan pasien, setelah itu saya meminta di ruangan pak binsar untuk bicara tapi tidak disetujui nya, kemudian pak Binsar memancing- mancing emosi dengan bertanya kau siapa, kau dari mana, Mau kau apa, tapi saya tidak terpancing dengan hal itu. Saya hanya bersuara kuat karena saya orang Batak agar memperjelas dan segera menyelamatkan masyarakat saudara saya, tidak ada makian atau bicara kasar, dimana arogannya,
Ungkap Parlindungan Manurung.

Setelah pasien Nelvi Simbolon dan keluarga sampai dirumah sakit yang di rujuk, mengucapkan banyak- banyak terima kasih kepada Abang Parlindungan Manurung Anggota DPRD Kabupaten Asahan yang sudah mau menolong kami, karena bantuan bang Parlindungan Manurung dapat dirujuk secepat mungkin dan pihak rumah sakit yang menerima rujukan menangani dengan cepat, sehingga saya dan bayi saya selamat.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas kebaikan Abang Parlindungan Manurung.

Berkaitan dengan hal tersebut, hingga berita ini terbit, pihak Rumah Sakit belum dapat dikonfirmasi .

(T.Rendi.A.S.Sos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *