TransNusantara.co.id-
Mandailing Natal,
Proyek pekerjaan peningkatan jalan pengaspalan, yang dikerjakan CV Asean Group, sumber dana dari CSR PTPN IV, sebesar Rp 2,057,632,530,- lokasi jalan Batu Sondat, Mandailing Natal di duga dikerjakan tidak sesuai dengan SPK (surat perjanjian kerja).
” Material aspal, yang digunakan diduga tidak standar, terlihat jalan yang baru saja diaspal banyak yang retak-retak,” ujar salah seorang warga yang mengerti tentang material aspal, kepada awak media.
Selain itu, warga pernah meminta kepada pihak PTPN IV Kebun Timur agar meninjau ulang pelaksanaan pengerjaan proyek pengaspalan tersebut, karena bahan aspal yang digunakan oleh CV Asean group itu tidak standard,
terlihat banyak aspal yang menggumpal dibiarkan di depan rumah warga. Baru sehari pekerjaan pengaspalan selesai terlihat jalan tersebut sudah banyak yang retak-retak.
Seperti dikutip kru bhayangkaranews.id berdasarkan investigasi dilapangan setelah adanya laporan dari masyarakat, langsung mengkonfirmasi beberapa pihak yang terkait termasuk pengawas proyek dari PTPN IV,meminta penjelasan terkait laporan dan temuan di lapangan tentang mutu aspal yang digunakan pihak rekanan.
Dalam hal ini, pihak PTPN IV mengatakan sudah mengingatkan kepada pihak CV Asean group sebagai Rekanan. Pihak rekanan mengatakan akan memperbaiki jalan yang rusak.
Namun setelah perbaikan dilaksanakan tetap saja jalan terlihat retak dan bukannya tambah bagus akan tetapi bertambah parah.

Demi terciptanya pekerjaan dan hasil yang maksimal mengingat besarnya anggaran dan juga impian masyarakat Desa Batu Sondat media Bhayangkara news terus melakukan crosschek dan mencoba menghubungi pihak pelaksana atau pemegang proyek melalui pengawas Proyek ( Bahktiar S). Saat ditemui menghindari pertanyaan dari wartawan dan mengatakan berbelit Belit terkesan menutup nutupi dan selalu mengalihkan pembicaraan
Adapun pimpinan CV Asean group yang berinisial WL ketika dikonfirmasi bhayangkara.news.id melalui telepon selular WhatsApp dan memberikan beberapa bukti fhoto WL hanya melihat tanpa ada memberikan sedikit pun keterangan, bahkan WL memblokir semua akses dari media ini termasuk telepon dan whatsApp.
( Suleman HSB ).
