SEKILAS PINTAS, SEJARAH TENTANG GAJAH MADA PENGGAGAS AWAL, PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA.

 

Penulis : Nopel Harahap

Kabiro Batu Bara.

 

TransNusantara.co.id-

Batu bara,

Lahir dari keluarga jelata (miskin), bukan keturunan  raja-raja (bangsawan) semangat juang yang gigih, ulet dan teguh pada pendirian dan keinginannya bisa mengabdi kepada kerajaan yang didirikan oleh Raden Wijaya yaitu Majapahit.

Gajah Mada mengabdikan dirinya di kerajaan tersebut saat Majapahit di pimpin Raja kedua bernama Kalagemetatau Jayanegara,dengan jabatan BEKEL(pasukan keamanan istana).Prestasi gemilangnya adalah saat terjadinya  pemberontakan Ra Kuti dan Gajah Mada berhasil memadamkan pemberontakan dan berhasil membunuh Ra kuti, Sejak itulah namanya terus bersinar terang dan berpengaruh.

Pasca gugurnya Jayanegara, Raja kedua Majapahit karena dibunuh oleh Ra tanca tabib istana, Raja ketiga yang menggantikan Jayanegara adalah,HAYAM WURUK, Cucu Raden Wijaya pendiri dan Raja pertama kerajaan Majapahit.Hayam Wuruk di nobatkan menjadi Raja pada usia muda yaitu16 tahun.

 

Dimasa pemerintahan Hayam Wuruk yang dibantu oleh Maha Patih jabatan baru Gajah mada,kerajaan Majapahit menjadi kerajaan yang maju, besar dan berkembang. Wilayah kekuasaannya sampe ke Asia tenggara dan sebagian asia timur.Kehidupan rakyatnya sejahtera gemah ripahlo jenawi, rawe dan rawe rantas malang tuntas dan Maja pahit tumbuh menjadi satu kerajaan terbesar yang pernah dimiliki Nusantara ini.

Pada pemerintahanHayam wurukitulah Gajah Mada menggagas sebuah sumpah yang terkenal dan tercatat pada tinta emas sejarah bangsa yaitu SUMPAH PALAPA,yang isinya, saya tidak akan memakan buah Maja sebelum seluruh Nusantara ini bersatu padu. Maja adalah nama buah yang tumbuh di daerah Maja pahit saat itu.

Sumpah palapa itu merupakan tonggak awal sejarah, awal mulanya persatuan kesatuan di cetuskan oleh seseorang yang lahir didesa kumuh dan pedalaman.

Dan Gajah muda juga menciptakan nama BHAYANGKARA yaitu Nama pasukan elite kerajaan yang memiliki tupoksi, pengamanan khusus Raja beserta keluarga keluarga Raja.Nama bhayangkara saat ini dipakai oleh institusi kepolisian negara.

Gajah Mada telah mengukir perjalanan sejarah bangsa ini,dengan prestasi yang gemilang, disaat zaman belum ada pendidikan formal, disaat zaman belum secanggih saat ini. Seorang Gajah Mada telah memiliki pola fikir berwawasan tingkat nasional,dan seorang yang telah berjasa besar dibalik kejayaan kerajaan Maja pahit kerajaan besar yang pernah ada dibumi Indonesia ini.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *