Madina, Transnusantara.co.id –Sudah menjadi kebiasaan, di setiap tahun di penghujung Ramadhan para pihak panitia pengurus anak yatim biasanya menyalurkan bantuan terhadap anak yatim yang ada di daerahnya, baik di desa, Kelurahan, kecamatan tingkat Kabupaten dan Propinsi. Seperti yang terpantau di kelurahan Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal.
Saat awak media melakukan konfirmasi kepada Panitia Anak yatim pada Kamis ( 20/04/2023 ), Ustadz Abror menyampaikan “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ” Bahwa penyerahan santunan/tali asih untuk anak yatim di kelurahan Simpang gambir 28 Ramadhan 1444 H./Rabu 19 april 2023 telah terlaksana dengan baik. Anak Yatim yang menerima santunan sebanyak 31 orang @ Rp.2.500.000 dan beras 10 kg/ orang.

Kami atas nama panitia santunan anak yatim kelurahan simpanggambir mengucapkan :
1.Puji syukur/Alhamdulillah semua ini terlaksana atas ridho dan izin Allah SWT.
2.Terima kasih kepada para Donatur atas sedekah/infak maupun sumbangannya baik materil/moril sehingga anak – anak kita bisa memperoleh rezeki.
3.Terimakasih kepada semua pihak yang tidak bisa kami sebut satu persatu yang telah berjuang demi menyukseskan acara ini.
4.Dengan keberkahan bulan suci Ramadhan dan keberkahan dari infak sedekah dan sumbangan dari para donatur, kami berdoa kepada Allah SWT agar kiranya para donatur dalam kegiatan ini diberikan kesehatan dan keselamatan dan keberkahan rezeki dan para almarhum/almarhumah orang tua kita dan orang-orang yang kita cintai yang telah mendahului kita kehadirat Allah SWT agar diberikan ampunan dan kelapangan di alam kubur.
Akhir kata kita berdoa seraya menengadahkan kedua tangan serta bermohon kepada Allah SWT agar kelurahan Simpang Gambir khusunya dan negara kita umumnya selalu diberkahi Allah SWT dan dihindarkan dari segala marabahaya, musibah, cobaan, wabah penyakit karena kita masih sangat peduli terhadap anak – anak yatim yang sangat dimuliakan dalam Al’quran dan hadist nabi Muhammad SAW, yang senantiasa kita bantu dan peliharaa agar mereka tidak merasa tersisih dari teman – teman nya yang sebayanya yang masih memiliki kedua orangtuanya Amin Amin ya Rabbal alamin.
(Amir Husin Hsb)
