Transnusantara.co.id, Mandailing Natal–Proyek Pembangunan jembatan gantung di desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara Mandailing Natal, Sumatera Utara pengerjaannya sudah dimulai, seperti pembersihan lokasi dan pembuatan pondasi jembatan.
Warga masyarakat yang tidak mau namanya dipublikasikan mengatakan, pembangunan jembatan tersebut belum ada sosialisasi kepada warga masyarakat setempat dan sekitarnya.

Tujuannya adalah untuk menimalisir adanya kendala di lapangan lokasi kerja. Selain itu untuk kelancaran pembangunan proyek jembatan. tersebut.
Anggaran biaya Pembangunan jembatan gantung itu sebesar Rp: 4,656,941,250. Dalam pelaksanaannya ternyata belum memenuhi prosedur, sehingga kegiatan tersebut bermasalah dalam hal pembebasan lahan dan jalan menuju ke jembatan.
Dalam hal ini, Kadis PUPR diminta melakukan sosialisasi pelaksanaan pembangunan proyek jembatan gantung tersebut yang menggunakan dana lumayan besar nilainya, sehingga tidak ada miskomunikasi antara pihak kontraktor dengan warga masyarakat dan pembangunan berjalan lancar.
Warga berharap kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Jembatan gantung ini sangat diperlukan bagi masyarakat dalam hal meningkatkan perekonomian, industri, pertanian dan jalan penghubung antar desa juga kecamatan.
( Suleman HSB )
