Foto : Kedua pengantin sedang diarak menuju rumah tempat kediaman pengantin wanita, untuk melakukan prosesi adat.
MADINA, Transnusantara.co.id– Maha Suci Allah yang telah menciptakan mahlukNya berpasang-pasangan. Pada Sabtu, 6 Juli 2024,sekitar Pukul 09.30.WIB, Bayu Ihza Mahendra Lubis, S.Ikom resmi menikah dengan Desy Christiana, S.TP.
Bayu, adalah putera dari pasangan bapak Afnan Lubis, S.H dan Lelitriana, S.PD, ( guru SD N 328 Sinunukan IV Madina, dan pengantin wanita anak dari pasangan bapak Aniso dan Yulisna.
Afnan Lubis, ayah dari pengantin laki-laki, pernah sebagai Wartawan di Harian Orbit, Pengurus PWI Madina, Ketua FJA, dan Advokat di bawah Naungan Organisasi Peradi Pimpinan Prof Dr Otto Hasibuan , S.H, MM.
Ijab Kabul menikah terlaksana dengan hikmat dipandu oleh Kepala Kantor Urusan Agama ( KUA) Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara, Ali Mora Siregar, S.PdI, bertempat di Masjid Taqwa, Desa Sinunukan III Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara.

Pelaksanaan ijab kabul, disaksikan oleh dua orang saksi yakni bapak Wakimin, dan bapak Samsul Lubis, S.Pdi dengan wali bapak Maniso orang tua kandung pengantin wanita.
Acara pernikahan diawali dengan membacakan Sahadat, kemudian dilanjutkan membaca Al-Qur’an.
Ijab Kabul akat nikah terlaksana dengan baik, dengan ucapan Sah dari dua orang saksi.
Usai ijab Kabul Nikah, Ali Mora Siregar, S.Pdi memberikan kata nasehat kepada kedua pengantin, ” Sayangilah kedua orang tuamu, baik pengantin laki-laki maupun wanita.”
Selain itu, dia berpesan ” buanglah rasa ego ( mau nenang sendiri).” Kelebihan dan kekurangan adalah yang terbaik buat kalian berdua, inilah yang terbaik Allah berikan.
Pada hari itu juga dilakukan penyerahan buku nikah kepada kedua pengantin. Buku nikah untuk Pengantin laki – laki.diserahkan oleh Drs. Khaidir Bacin dan Pengantin Wanita oleh H. Ramadhan Adam Malik Siregar.
Rangkaian acara lainnya, kedua pengantin diarak diiringi dengan Group Nasyid/Marhaban dari Desa Batahan I yang di Ketuai oleh Hamidah, menuju rumah pengantin wanita, untuk melakukan prosesi adat istiadat budaya Jawa yang dinamakan Temu Manten.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, keluarga besar dari Sinunukan IV, Desa Suka Damai Batahan I, Batahan Kota, Muara Pertemuan, dan dari Desa Simpang Durian Pulopadang.
Selain.itu, hadir juga Kepala Desa Sinunukan III, Tokoh Masyarakat/agama, sesepuh, sejumlah keluarga dari Desa Sijantung Kecamatan Natal, dan Keluarga Sinunukan III,
Pada resepsi pernikahan tersebut, diadakan keyboard dan Kasidah dari Sinunukan II Kecamatan Sinunukan Madina.
( AH ).
