Oleh Nopel.Harahap
Kabiro TransNusantara.co.id
Batu Bara
Batu Bara, TransNusantara- Ramah tamah, lembut bertutur kata sangat
familiar, itulah sosok Camat Kecamatan Datuk Lima puluh, Kabupaten Bara, Sumut, yang memiliki nama lengkap Wahidin Kamal,ST.
Mengawali kariernya dibirokrasi, sebagai perangkat desa Simpang Dolok
Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Asahan saat itu, dengan jabatan diembannya Sekertaris Desa atau Sekdes,
ketika ada program Pemerintah mengangkat Sekdes
menjadi Pegawai negeri sipil (PNS)
beliau lulus dan menjadi seorang
PNS sekarang ASN.
Ketika prosesi perjuangan masyarakat
Batu Bara untuk memisahkan diri
menjadi Kabupaten Batu Bara yang diharapkan masyarakat di tujuh
(7 Kecamatan ) saat itu,Wahid panggilan akrabnya berperan sebagai, salah satu penggagas perjuangan awal pemekaran Kabupaten Batu Bara.
Setelah berhasil berdiri,
diresmikan tahun 2007, karier Wahid terus meroket, kariernya di birokrasi dan saat ini beliau diamanahkan menjadi Camat Datuk Lima puluh Batu Bara.
Ibarat kata pepatah lama,buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Ayah kandung Wahid, Almarhum Badrul, pernah menjabat Kepala Desa Simpang
dolok Kecamatan Lima Puluh Asahan
saat itu,
Ayahnya juga keturunan asli Veteran pejuang Kemerdekaan RI, sehingga darah pejuang menurun kediri Wahid yang tercatat dalam sejarah berdirinya
Kabupaten Batu Bara sebagai Pejuang Pemekaran.
Kerendahan hati, keramahtamahan,
kedermawanan, berjiwa sosial/ pemurah, seorang Wahid,sang Camat
yang juga pejuang Pemekaran bisa dijadikan tauladan bagi generasi muda
untuk meraih sebuah
kesuksesan.***
