PALUTA,Trans Nusantara.co.id– Bupati Padang Lawas Utara ( Paluta ) Reski Basyah Harahap S.STP, M.Si menerima Audiensi Ketua Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kabupaten Tapanuli Selatan di ruang kerjanya, Rabu ( 29/4/2026 ).
Dari Pihak BNN yang hadir Siti Syarifah, S.Km, selaku Katim Dayamas mewakili Kepala BNN Kabupaten Tapanuli Selatan, Basten Simamora, SH., MH, dan tim BNN Tapanuli Selatan.
Sementara itu, yang hadir bersama Bupati, antara lain Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos, Sekretaris Daerah Kabupaten Paluta Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, dan sejumlah Pimpinan OPD.
Dalam audiensi tersebut, Ketua Tim BNN menyampaikan pemaparannya, terkait tugas, fungsi, serta peran BNN dalam upaya penanggulangan narkotika.
Siti Syarifah menjelaskan bahwa penanganan permasalahan narkotika dilakukan secara terintegrasi melalui pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) P4GN di tingkat kabupaten/kota, khususnya bagi daerah yang belum memiliki BNNK.
Ia juga menyampaikan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam hal sumber daya manusia, sarana prasarana, serta anggaran guna mendukung keberlangsungan program tersebut.
Lebih lanjut, dipaparkan bahwa fokus utama program P4GN meliputi upaya pencegahan melalui peningkatan kesadaran masyarakat, deteksi dini penyalahgunaan narkoba, rehabilitasi bagi penyalahguna, serta penguatan penegakan hukum.
Selain itu, strategi pelaksanaan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dan pelibatan aktif masyarakat, termasuk melalui pembentukan Desa Bersih dari Narkoba (Desa Bersinar), relawan, dan satuan tugas di tingkat desa.
Sementara itu, Bupati menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara siap berkolaborasi dan berkomitmen dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika demi melindungi generasi muda serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.
Ia juga mengungkapkan, bahwa masih ditemukannya penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan dan penanganan yang lebih serius dari seluruh pihak.
Bupati mengajak seluruh elemen, mulai dari perangkat daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, hingga generasi muda, untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Dalam audiensi tersebut, diadakan sesi diskusi membahas upaya pencegahan, kendala di lapangan, serta langkah strategis ke depan dalam mendukung program P4GN.
(Zpn)
