Surabaya – Transnusantara.co.id – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, menghadiri kegiatan Sosialisasi tentang Penguatan Kepatuhan Internal wilayah kerja. Kegiatan tersebut berlangsung di Trans Luxury Hotel Surabaya, Jumat (03/07/26).
Kegiatan tersebut.berkangsung selama tiga hari, dari tanggal 1 hingga 3 Juli 2026. dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Dr. Parlindungan SH MH, dan seluruh pimpinan wilayah dan satuan kerja keimigrasian se-Indonesia.
Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Ia memberikan arahan tegas mengenai pentingnya memegang teguh prinsip “Imigrasi untuk Rakyat.
Hendarsam menekankan bahwa setiap aparatur sipil negara di lingkungan imigrasi harus mengutamakan moralitas kerja yang baik saat melayani masyarakat, mengingat kinerja institusi dipantau secara langsung oleh publik dari segi output maupun proses pelayanan.
Ia mengingatkan bahwa integritas menjadi hal fundamental untuk menjaga muruah organisasi.
“Integritas dan kepatuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian
Pegang Teguh ‘Imigrasi untuk Rakyat’, Imigrasi Sumut Siap Optimalkan Tata Kelola Birokrasi
“Integritas dan kepatuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Masyarakat tidak hanya menilai hasil kerja kita, tetapi juga menilai bagaimana proses pelayanan itu diberikan, “tegas Hendarsam.
Untuk mengupas tuntas strategi pencegahan pelanggaran dan peningkatan akuntabilitas tersebut, sosialisasi ini menghadirkan para narasumber berkompeten dari berbagai lembaga negara.
Nara sumber tersebut yaitu Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenimipas RI, Ombudsman RI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Jenderal Kemenimipas RI, Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian dan Direktorat Kepatuhan Internal.
Kolaborasi lintas instansi ini memberikan pembekalan komprehensif dari sudut pandang hukum, pengawasan mutu pelayanan, hingga pencegahan tindak pidana korupsi.
” Masyarakat tidak hanya menilai hasil kerja kita, tetapi juga menilai bagaimana proses pelayanan itu diberikan, “tegas Hendarsam.
Kolaborasi lintas instansi ini memberikan pembekalan komprehensif dari sudut pandang hukum, pengawasan mutu pelayanan, hingga pencegahan tindak pidana korupsi.
Bagi jajaran Imigrasi Sumatera Utara, keikutsertaan dalam forum nasional ini menjadi momentum penting untuk membawa best practices dan strategi pengawasan.
Menanggapi poin penting yang disampaikan Dirjen Imigrasi, Kakanwil Imigrasi Sumut beserta jajaran Satuan Kerja Imigrasi se-Sumatera Utara siap mengimplementasikan nilai moralitas dan integritas tersebut guna memperketat kepatuhan internal di wilayah kerja.
Imigrasi Sumut berkomitmen, dan mendukung penuh transformasi birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Langkah konkret ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya tata kelola keimigrasian yang bersih di seluruh penjuru Sumatera Utara demi pelayanan masyarakat yang lebih prima.
(Hisar LG).
