PEMKAB MADINA GERAK CEPAT, WAKIL BUPATI DAN SEKDA TINJAU  IRIGASI AEK ROBURAN YANG LONGSOR 

 

Madina, Transnusantara– Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menunjukkan komitmen cepat dalam merespons keluhan masyarakat. Senin 10 Agustus 2026

Wakil Bupati Madina bersama Sekretaris Daerah (Sekda) melakukan kunjungan kerja langsung ke Desa Huta Lombang, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, untuk meninjau kondisi saluran Irigasi Aek Roburan yang amblas dan longsor akibat terjangan curah hujan tinggi.Langkah taktis ini diambil setelah adanya laporan bahwa tanggul irigasi sepanjang 14 hingga 20 meter jebol total.

Dampak dari kerusakan ini sangat signifikan, menyebabkan pasokan air terhenti dan mengancam sekitar 500 hektare lahan persawahan warga di dua kecamatan—Puncak Sorik Marapi dan Lembah Sorik Marapi mengalami kekeringan dan terancam gagal panen.
Dalam peninjauan di lokasi longsor, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur pertanian ini menjadi prioritas utama pemkab agar aktivitas pertanian warga tidak lumpuh lama.”

Kami turun langsung bersama Pak Sekda dan dinas terkait untuk melihat skala kerusakan secara riil. Air irigasi ini adalah urat nadi perekonomian petani di sini.

Kita tidak boleh membiarkan ratusan hektare sawah warga gagal tanam,” ujar Wakil Bupati di sela-sela peninjauan lapangan.Sebagai langkah awal penanganan darurat, Pemkab Madina langsung mengoordinasikan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, desa, serta memanfaatkan bantuan pipa darurat dan alat berat guna mengalirkan kembali air ke hilir.

Di tempat yang sama, Sekda Madina menambahkan bahwa pemkab sedang mengkaji perbaikan teknis yang lebih kokoh agar tanggul tidak mudah jebol kembali saat curah hujan ekstrem tiba. “Penanganan jangka pendek berupa pipanisasi dan pembersihan material segera dilakukan, namun kami juga mempersiapkan perencanaan bangunan permanen agar infrastruktur ini bertahan lama,” jelas Sekda.

Kepala Desa Huta Lombang, Supriadi, bersama tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat dan kehadiran langsung jajaran pimpinan daerah Pemkab Madina di lokasi bencana. Warga berharap koordinasi intensif ini dapat segera membuahkan hasil nyata demi menyelamatkan mata pencaharian ratusan kepala keluarga petani di wilayah tersebut.

( Ahmad Suleman )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *