MEDAN – Transnusantara.co.id – Lapas Kelas I Medan terus berkomitmen menjaga kesehatan dan memenuhi hak dasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai kegiatan pelayanan kesehatan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan home care berupa penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan penyakit menular Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta sosialisasi pemindahan fasilitas kesehatan (faskes) BPJS Kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di Blok T3L1 Lapas Kelas I Medan, Kamis (24/9/2026), diikuti sebanyak 38 WBP.

Kegiatan diawali dengan pengarahan Kepala Seksi Perawatan Lapas Kelas I Medan, Sufranto Bonatur Sinaga.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan kamar hunian guna mencegah penyebaran penyakit.
Selain itu, WBP diberikan edukasi mengenai pentingnya mencuci ompreng atau wadah makan hingga bersih setelah digunakan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan hunian.
Penyuluhan kesehatan dipimpin oleh dr. Naumi dan dr. David. Tim medis memberikan edukasi mengenai penyebab, gejala, serta langkah-langkah pencegahan penularan ISPA, khususnya di lingkungan blok hunian.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian masker dan vitamin oleh tim apoteker kepada WBP.
Selain penyuluhan ISPA, jajaran Lapas Kelas I Medan juga menyosialisasikan manfaat dan prosedur pemindahan kepesertaan BPJS Kesehatan dari faskes domisili asal ke Klinik Lapas Kelas I Medan.
Pemindahan faskes tersebut diharapkan dapat memudahkan WBP dalam memperoleh pelayanan kesehatan, baik untuk perawatan rawat jalan di klinik internal maupun dalam proses rujukan ke rumah sakit di luar Lapas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan home care tersebut, diharapkan kesadaran WBP terhadap pentingnya pola hidup bersih dan sehat semakin meningkat serta pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan di Lapas Kelas I Medan dapat berjalan secara optimal.
Penulis : (Hisar LG)
