Oleh : Nazri Lubis.
( Jurnalis Trans Nusantara )
Transnusantara.co.id,
Madina–
Dalam kunjungan silatur
rahmi Wakil Gubernur Sumatera Utara H. MUSA RAJEKSHAH. S.Sos. M.Hum. dan rombongan yang didampingi Camat Muara Batang Gadis Edi Ikhsan Lubis. SH, mendapat sambutan yang meriah dari warga masyarakat Desa Sulang Aling dan sekitar di Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal, baru- baru ini.
Penyambutan Wakil Gubernur dan
rombongan tersebut oleh masyarakat setempat, di
karenakan setelah Nega
ra ini merdeka baru perta
ma kali inilah Pejabat Negara yang datang ber
kunjung ke daerah mere
ka itu,
padahal wilayah
Ini adalah daerah terpencil.

Dalam acara pertemuan yang diadakan di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Musa Rajekshah dalam kata sambutannya mengatakan , bahwa setelah tahun 1992 lalu, baru inilah kembali beliau datang ke Desa Ranto Panjang ini.
” Dulu saya kemari bersama almarhum ayahanda H. Anif yang waktu itu rencananya mau membuat kebun Kelapa Sawit, alhamdulillah, kebun sawit tersebut pada saat ini telah ada, dan notabene keberadaannya membantu perekonomian masyarakat di wilayah ini,” Kata Wakil Gubernur.
Dalam acara tersebut H. Musa Rajekshah tidak lupa menyampaikan permintaan maaf untuk
Orang tuanya alm. H. Anif bila ada perkataan atau perbuatan beliau yg tidak pada tempatnya.
Kepala Desa Hutaimbaru, Sakti dalam kata sambutannya sebagai tuan rumah yang mewakili seluruh Kepala Desa yang ada di pertemuan itu mengatakan, bahwa,
seluruh warga masyarakat di daerah ini sangat berharap kepada bapak Wakil Gubernur untuk meningkatkan perbaikan jalan ke daerah ini yang telah dirintis Pemerintah Kabupaten. Sampai saat ini sarana transportasi inilah yg menjadi kendala bagi masyarakat untuk melaksanakan pekerjaannya.
Marauli Pulungan S.Sos, salah seorang tokoh Pemuda di daerah itu mengatakan, sangat mendukung apa yang dikatakan Kepala Desa Hutaim Baru tersebut.
Selain itu katanya, karena sarana transportasi ini sangat parah kondisinya, berbuntut tingginya harga sembilan bahan pokok yang dibutuhkan, ongkos naik kenderaan kedaerah pun sangat tinggi karena sarana jalan jelek sekali.
Kami berharap kepada bapak Wakil Gubernur, tolonglah kami, mohon bapak menghususkan perhatian dalam hal perbaikan sarana transportasi umum kami ini.
Terima kasih bapak Wakil Gubernur yang telah meluangkan waktu berkunjung ke Desa kami yang terisolir ini.(*)
