DHD.45 Sumut Gelar Pameran Buku Lawas, Rawat Ingatan Sejarah dan Perkuat Semangat Kebangsaan

Foto : Mayjend TNI ( Purn ) M.Hasyim Ketua Umum DHD Provinsi Sumatera Utara 

 

MEDAN – TransNusantara.co.id – Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD.45) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan bertajuk Literasi Kebangsaan melalui Pameran Buku Lawas: Merawat Ingatan Sejarah, Menguatkan Literasi, dan Meneguhkan Semangat Kebangsaan.

Kegiatan tersebut akan berlangsung di Gedung Juang 45 Sumatera Utara, Jalan Pemuda Nomor 17, Kota Medan, mulai 4 hingga 8 November 2026.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DHD.45 Provinsi Sumatera Utara, Mayjen TNI (Purn.) M. Hasyim, melalui sambungan telepon kepada TransNusantara.co.id, Minggu (1/11/2026).

M. Hasyim menjelaskan, pameran buku lawas tersebut bertujuan menumbuhkembangkan nilai-nilai kejuangan dan semangat kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda dan masyarakat luas.

Menurutnya, mengingat sejarah bangsa merupakan hal penting karena melalui sejarah, masyarakat dapat belajar tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. Sementara itu, buku menjadi salah satu sumber pengetahuan untuk memahami perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia.

Ia juga menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat dan dampaknya terhadap generasi muda. Karena itu, kegiatan pameran tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus mengingatkan generasi penerus bahwa sejarah perjuangan bangsa merupakan modal penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Melalui kegiatan ini, kita berharap generasi muda semakin memahami sejarah perjuangan bangsa dan memiliki semangat untuk terus menjaga serta mempertahankan tegaknya NKRI,” ujarnya.

Lebih lanjut, M. Hasyim menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinannya, DHD.45 Sumatera Utara terus mengembangkan peran organisasi dalam pembudayaan nilai-nilai kejuangan serta memberikan kontribusi kepada pemerintah.

Ia juga menyebutkan bahwa pada masa kepemimpinannya, sejumlah Dewan Harian Cabang (DHC.45) di kabupaten/kota telah terbentuk sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi Badan Pembudayaan Kejuangan 45.

Pameran buku lawas ini diharapkan dapat menjadi ruang edukasi sejarah sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melupakan perjalanan dan pengorbanan para pejuang bangsa.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pejuangnya.

Penulis: Nopel Harahap
Kabiro TransNusantara.co.id Batu Bara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *