• Sen. Des 6th, 2021

Lapor ! Bangunan Siring di Desa Telaga Tujuh Belum Setahun Sudah Retak Panjang dan Seperti Mau Tumbang, Diduga Tidak Sesuai RAB

Share
39 views

Deli Serdang, Labuhan Deli, TransNusantara.co.id-Warga Masyarakat Desa Telaga Tujuh Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang mengeluhkan pengerjaan siring di areal persawahan warga yang panjangnya lebih kurang  100 meter.

Keluhan ini disampaikan salah satu warga masyarakat yang tidak bersedia menyebutkan namanya kepada awak media baru-baru ini.

“Sudah banyak yang retak parah bang, gak lurus lagi bangunannya, padahal belum satu tahun bangunan ini, coba abang ceklah kesana,”ucapnya.

Menindaklanjutin informasi,  awak mediapun terjun ke bangunan siring tersebut, Jumat (17/09/2021) benar saja, disana banyak ditemukan kerusakan seperti keretakan yang memanjang jelas terlihat, hampir dari bagian awal sampai ujung bangunan yang berleter u tersebut retak-retak. Disamping itu, di beberapa titik ada yang berlobang dan ada juga yang miring seakan mau tumbang.

Karena itu, kuat dugaan proyek itu dikerjakan tidak sesuai dengan RAB atau tidak sesuai spesifikasi sebagaimana seharusnya.

Dari informasi yang dihimpun, proyek yang membelah areal persawahan ini memakan anggaran lebih kurang 1,2 Milyar dan dikerjakan dan dibawah pengawasan dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Deli Serdang melalui salah satu perusahaan rekanan.

“Untuk itu kami mohon pihak terkait melakukan pemeriksaan dan atau menindak lanjuti atas temuan ini, sebab ini proyek baru, agar benar-benar bermanfaat bagi warga desa, khususnya petani di daerah ini, memang kalau dilihat sepintas dari jalan umum tidak tampak, kita masuk baru terlihat jelas kerusakan itu”ujar narasumber lain yang juga enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, bisa saja rekanan yang mengerjakan menyatakan akan memperbaiki pekerjaannya yang rusak tersebut, ini siapa yang bertanggung jawab kita kurang paham, akan tetapi tetap saja harus diperiksa penyebab kerusakan itu, sebab bisa jadi, hal itu disebabkan karena memang dikerjakan dengan asal-asalan agar untung banyak, karena itu tentunya harus diaudit secara transparan siapa tau diaitu ada indikasi korupsi,” ucapnya.

Warga desa sangat mengharapkan pihak terkait untuk segera memperbaiki siring yang rusak tersebut agar tidak muncul lagi dugaan- dugaan yang baru terkait dari proyek irigasi ini.

Sementara itu, pengawas tehnik PPK Dinas PU Deli Serdang bapak Jen saat ditanyakan perusahaan rekanan yang mengerjakannya siring tersebut tidak memberitahu, ia hanya menjawab melalui pesan Whats App akan menanganinya, Senin (20/09/2021).

“Oke… trim’s informasi nya, bbrp hari ini itu akan di perbaiki,”tulisnya.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *