Panyabungan,
Transnusantara.co.id-
Aliansi Mahasiswa Peduli Uang Negara ( Ampun ) Madina menggelar unjuk rasa, Selasa ( 15/3/2022 ) di perkantoran payaloting Kab.Madina. Pengunjuk rasa meminta agar Kepala Dinas Perdagangan Kab. Madina diganti
Selain itu para pengunjuk rasa mengatakan bahwa sebelumnya telah melakukan
investigasi dan pernah menyurati Dinas tersebut namun tidak ada tanggapan.

Dugaan para pengunjuk rasa, bahwa di Dinas Perdagangan Kab. Madina masih banyak kegiatan yang di jadikan ajang korupsi, antara lain
sewa tanah relokasi Pasar Baru Panyabungan dengan pagu anggaran Rp.461.058.000, belanja modal gedung, pengadaan gedung pertokoan, koperasi pasar dengan pagu anggaran Rp.178.027.482 yang bersumber dari dana APBD tahun anggaran 2020.
Jhon Amriadi SP.MM menuturkan, di depan kantornya kalau kegiatan tersebut sudah dilaksanakan semuanya.
Biaya perjalanan dinas dalam daerah dengan total nilai pagu anggaran Rp. 79.950.000 belum lagi sewa belanja gedung kantor dengan total nilai pagu anggaran Rp.156.728.000 yang bersumber dana APBD tahun Anggaran 2020.
Aksi unjuk rasa damai adek-adek mahasiswa dari FPII Kab. Madina akan melakukan langkah-langkah investigasi di lapangan jika memang terbukti dan kemungkinan terindikasi seperti dana pengiklanan pasar baru untuk media tahun 2021 tutur Humas Forum Pers independen Indonesia (FPII) Samsuddin.
( Sulaiman Hasibuan )
