Aparat Penegak Hukum Polsek Lubuk Pakan Disinyalir Mendapat Upeti Hingga Tak Punya Nyali Memberantas Judi

 

DELI SERDANG(Transnusantara.co.id)-

Disinyalir Aparat Penegak Hukum Polsek Lubuk Pakam mendapat upeti dari sang pengelola judi tembak ikan setiap bulannya, hingga terkesan sampai hari ini tidak punya nyali untuk memberantas judi yang marak di Wilayah Hukumnya yakni Lubuk Pakam.

Meski permainan Judi Tembak Ikan sudah kian marak bagaikan “Cendawan Tumbuh Dimusim Hujan”, namun para Penegak Hukum khususnya Polsek Lubuk Pakam yang dipimpin sosok Kapolsek AKP Hendri Yanto Sihotang sepertinya sengaja tutup mata.

Terbukti ketika para Awak Media berusaha meminta tanggapan Kapolsek Lubuk Pakam AKP Hendri Yanto Sihotang Minggu (27/03/2022) terkait menjamurnya perjudian di Wilayah Hukumnya, beliau (Kapolsek) tidak berani berkomentar alias tutup mulut diam seribu bahasa.

Permainan Judi Tembak Ikan yang kian marak di seputar Kecamatan Lubuk Pakam, semakin hari semakin meresahkan warga.Pasalnya selain sering menimbulkan keributan juga dapat menghancur rumah tangga warga akibat para suami terkena bujukan dalam permainan judi tersebut

Seperti yang dialami Ibu Siska bukan nana sebenarnya menuturkan kepedihannya kepada para Awak Media Minggu (27/03/2022).

“Saya sebagai Ibu rumah tangga kian hari kian resah dan gelisah akibat suami sudah diracuni oleh permainan judi itu. Hingga rumah tangga kami.pun hampir diambang kehancuran. Pasalnya sang suami pulang selalu terlambat, itupun setiap pulang uangnya sudah habis dimeja judi tersebut. Setiap pulang jerumah suami saya itu bawaannya seperti orang stres, selalu marah mara, kalau begitu terus siapa yang tahan, keluh Ibu Siska.

Dikatakan Ibu Siska lagi, seharusnya pihak Kepolisian bisa menutup lokasi judi yang ada di Desa Bakaran Batu itu, “kan tidak mungkin petugas kepolisian tidak tau, atauemang sengaja tidak mau tau bapak bapak kepolisian itu, ujar Siska lagi.

Dari hasil Observasi Awak Media ini di lapangan, terlih ada beberapa titik yang dijadikan lokasi perjudian disebuah ruko yang pintu depan sengaja ditutup. Pada hal didalam ruko yang tertutup tersebut terdapat puluhan Mesin Judi Tembak Ikan dan Slot sedang beroperasi.

Beberapa titik lokasi perjudian di Lubuk Pakam yakni, di Jalan Kapten Patimura Simpang Deli Kelurahan Lubuk Pakam Pekan dan dikenal dengan sebutan Joel Game. Selanjutnya di Jalan Perbatadan Desa Bakaran Batu Dan di Jalan Bakaran Batu Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam yang diduga dikelola oleh oknum Pengurus Ormas Kecamatan Lubuk Pakam dan sosok pria berambut cepak .

Salah seorang member yang minta namanya dirahasiakan mengatakan kepada Awak Media, kalau judi dengan sebutan Joel Game itu dikelola oleh orang yang bermarga Sembiring. Sementara . Sementara tiga titik lokasi judi di Wilayah Bakaran Batu itu adalah dalam pengawasan Sosok Pengurus Ormas kepemudaan di Kecamatan Lubuk Pakam, ucap member .

Ironisnya lagi, semua lokasi perjudian yang marak di Lubuk.Pakam sekarang ini, sangat berdekatan jaraknya dengan Kantor Mapolres Deli Serdang dan Polsek Lubuk Pakam, hanya lebih kurang 500 meter saja. Namun semua aparat hukum disana terlihat seperti tidak punya nyali alias “Impoten”, .

Sudah jelas bahwa perjudian itu dapat merusak daya fikir para generasi muda bangsa serta meracuni keimanan umat beragama. Oleh karenanya bisnis haram ini tidak boleh dibiarkan dan harus segera ditutup, sebelum.menimbulkan kerawanan tindak kriminal yang lebih parah lagi , tegas Wahid tokoh Agama di Lubuk Pakam.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol I Kadek Cahyadi ketika dikonfirmasi terkait hal yang sama melalui Via Whatshapp pada Senin (28/03/2022) menyatakan, “terima kasih informasinya dan kita akan selidiki, ucap Kasat Reskrim. (Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *