Citra RSUD Amri Tambunan Deli Serdang Bertambah Buruk Terkait Penolakan Pasien Bayi Prematur Hingga Meninggal Dunia

 

DELI SERDANG(Transnusantara.co.id)-

Citra dan nama besar Rumah Sakit Umum Amri Tambunan Deli Serdang yang berada di Lubuk Pakam, kian hari kian bertambah buruk di mata Masyarakat Deli Serdang. Pasalnya sistem pelayanan para petugas medis di RSU tersebut dalam melayani para pasien yang diantar pihak keluarga pasien mendapat perlakuan yang tidak memuaskan alias menjengkelkan.

Terbukti ada sosok bayi yang lahir dalam kondisi prematur dan butuh pertolongan medis pada Minggu (10/04/2022) ditolak oleh pihak petugas RSUD Dr. Amri Tambunan Deli Serdang di Lubuk Pakam
Surya Darma Wakil Ketua Bidang Kerohanian Partai Golkar Kabupaten Deli Serdang Kakek dari sang bayi begitu berang melihat buruknya pelayanan yang diberikan pihak RSUD Drs. Amri Tambunan terhadap cucu pertamanya itu.

‘Saya tidak habis pikir melihat pelayanan di RSU Amri Tambunan ini sangat meresahkan para keluarga pasien. Tanpa terlebih dahulu ditangani bayi prematur yang sudah sekarat, malah bisa bisanya disuruh mencari rumah sakit lain oleh pihak petugas Rumah Sakit tersebut kepada keluar pasien.

Ironisnya lagi kata Surya Darma, dibekali Surat Rujukan dan fasilitas Mobil Ambulan, saya bersama cucu pertama saya dan anak saya disarankan mereka (pihak rumah sakit) untuk mencari Rumah Sakit yang peralatannya lengkap alias ditolak begitu saja. Akhirnya sang Kakek Surya Darma membawa sang bayi ke RumahSakit Grand Madistra Lubuk Pakam .

Selanjutnya dari Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam dirujuk dan di fasilitasi Ambulance oleh pihak RS Medistra ke RS tujuan yakni Rumah Sakit Bina Kasih di Kecamatan Sunggal , ungkap Surya Darma kepada Awak Media Selasa (12/04/2022) saat berada di rumah duka, karena sang bayi prematur tersebut telah meninggal dunia pada Selasa pagi sekita pukul 08.00 Wib.

Pasangan suami istri Fahrur Razi (28) dan istri Intan (26) akhirnya harus pasrah merelakan kepergian bayi pertama mereka untuk selamanya .
Bayi pertama mereka yang lahir dalam kondisi prematur telah mendapat perawatan di RSU Bina Kasih Medan di Kecamatan Sunggal selama 1 hari dan dibawa pulang ke rumah mereka tadi malam Selasa sekira pukul 22.00 Wib di Dusun Bakti 2 Jalan Kenanga Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Deli Serdang dan akhirnya meninggal dunia, Selasa (12/04/2022) sekira pukul 08.15 Wib pagi.

“Kami bawa pulang dari Rumah Sakit Bina kasih tadi malam sekitar jam 10 malam, dan meninggalnya tadi pagi jam 08 pagi bang”, kata Fahrur Razi dengan linangan air mata .

Muhammad Rizky Aprilio Ramadhan itulah nama bayi prematur dari pasangan Fahrur Rozi dan Intan. Sang bayi dibawa pulang dikarenakan tingginya biaya administrasi di RS tersebut.

Dikatakan Wakil Sekretaris DPD Golkar Deli Serdang Surya Darma, “Pemerintah harus melakukan evaluasi kembali para Petugas Medis yang ada di RSUD Drs. Amri Tambunan tersebut. “Saya merasakan sendiri pelayanan buruk mereka terhadap cucu saya, bisa saya katakan pegawainya itu yang melayani saya gak ada akhlaknya, seharusnya cucu saya itu di tangani dulu kan ada SOPnya dalam penangan pasien yang baru mau berobat, bukan ditolak gitu saja”, tutur Darma sambil mengeluarkan air mata.

“Kredibiltasnya B tapi pelayanan Rumah Sakit itu gak sesuai dengan nama Rumah Sakitnya yang sudah besar, namun pelayanan medisnya kepada cucu saya ini sangat tidak mencerminkan RSUD yang baik, pelayanan gak ada akhlak saya bilanglah, berharap jangan lagi hal seperti ini bisa terjadi di RSUD Amri Tambunan ini, bila perlu pemerintah evaluasi pegawai-pegawai yang tidak melayani masyarakat secara baik”, tambah Surya Darma .

Dihari yang sama Ketua Ikatan Wartawan Online Deli Serdang (Iwondes) Putra Gunawan yang hadir saat bertakjiah di rumah duka sangat menyayangkan terkait pelayanan yang dilakukan pihak RSUD Amri Tambunan.

“ Kegagalan yang dibuat RSUD Amri Tambunan bukti dari ketidak becusan Dirut RSUD dr.Hanif Fahri tidak mampu dalam memimpin bawahannya, hingga pelayanan buruk yang terjadi dialami keluarga bayi prematur di rumah duka ini, ” ujarr Gunawan.

Selanjutnya dikatakan Putra Gunawan “Akibat ketidak pedulian RSUD Amri Tambunan kepada warganya, sehingga pasien bayi prematur yang ditolak dalam pelayanan,akhirnya meninggal dunia,Dan ini menjadi perhatian khusus buat Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan, Tandes Ketua Iwondes Putra Gunawan Sembiring mengakhiri (Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *