Transnusantara.co.id
Madina,
PLN Batang Natal hingga saat ini belum memasukkan aliran listrik di 5 Dusun Desa Banjar Malayu Mandailing Natal Sumut.Terkait hal tersebut Aliansi Aktivis dan Masyarakat Bersatu (AMB) Mandailing Natal audensi ke PLN Batang Natal bersilaturahmi dan sekaligus menanyakan kendala tidak masuknya aliran listrik selama ini, mengingat listrik sangat dibutuhkan warga masyarakat.
Audensi dilakukan oleh beberapa lembaga, diwakili oleh kordinator AMB Okis Ridwan Rangkuti dan juga didampingi ketua Gerakan Pemuda Nusantara Mandailing Natal Muhammad Ilyas Lubis, S.H, pada hari kamis (30/06).
Dalam pertemuan itu, Okis Ridwan Rangkuti selaku kordinator AMB Madina menanyakan langsung kepada Manajer PLN Batang Natal Abdul Rahim terkait listrik belum dimasukkan ke lima dusun di Banjar Malayu.

Manajer PLN Batang Natal, Abdul Rahim menjelaskan bahwa listrik belum bisa masuk ke dusun tersebut karena terkendala masalah pembebasan pohon,belum ada surat pernyataan dari warga masyarakat yang menyatakan tidak keberatan apabila ada pohon yang dipotong/ditumbang untuk pemasangan kabel listrik agar tidak mengganggu aliran listrik .
Menanggapi hal tersebut Okis Ridwan Rangkuti yang juga merupakan putra desa Banjar Malayu akan berkoordinasi dengan warga masyarakat, tokoh masyarakat, dan juga PLT Kepala Desa untuk mencari solusi supaya masyarakat bisa menikmati listrik.
Okis menambahkan kedepannya kami beserta tim berencana akan melakukan audensi ke Pemkab Madina, dan DPRD Madina supaya mendukung, hingga nanti listrik bisa dinikmati masyarakat. Ucapnya.
Kita berharap semua pihak bisa bekerja sama untuk menuntaskan persoalan listrik yang belum dimasukkan, supaya masyarakat bisa menikmati dan apabila tidak ada tindak lanjut kita akan adakan Aksi damai ke pihak terkait nantinya.Pungkasnya.
( TN/Sulaiman )
