SD Negeri 061 Panyabungan Utara Madina Disorot Masyarakat

 

Transnusantara.co.id-
Panyabungan,

Ketua DPK FKI ( Front Komunitas Indonesia ) Samsudin menilai banyak kejanggalan di sekolah SD Negeri 061 Panyabungan Utara tidak sesuai yang diharapkan warga, karena masih ada oknum yang belum menjalankan tugas dengan baik, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Berkaitan dengan hal tersebut, telah disampaikan surat tertulis 24/06 ke sekolah dan di terima salah seorang guru.
Disekolah tersebut diduga tidak transparan, sesuai hasil investigasi di lapangan masih banyak kejanggalan-kejanggalan.

1. Isi surat kompirmasi yang kita layangkan, terkait penggunaan Dana untuk penerima KIP ( kartu Indonesia Pintar ).
2. Ada dugaan Kepsek tidak bisa memberi contoh yang baik di samping itu masyarakat setempat pun menduga kalau seorang oknum ASN ini tidak dapat memberi contoh yang baik.
3. Adanya temuan BPK tentang pengadaan Audioboks yang belum di kembalikan yang penyetorannya melalui PT WAS yang melalui meneger Bos dengan dana Rp.7 juta.

Kami mempertanyakan melalui chattingan minta penjelasan kapan dapat diterima jawaban surat kompirmasi tertulis tersebut.

Pihak Sekolah mengatakan,” sabar dulu pak, nanti kami kabari karena saat ini lagi sibuk untuk penerimaan murid baru.”
Sampai berita ini diterbitkan kepsek SD 061 belum bisa menjawab kompirmasi tersebut dan kami DPK Fki1 akan secepatnya melaporkan hal ini kepihak yang berwajib.

Sesuai pengaduan masyarakat yang kita terima, semenjak kepsek ini menjabat di SD Negeri 061 Panyabungan Utara tidak sesuai dengan yang harapkan warga.

Bahkan ada juga dugaan seorang guru yang jarang masuk untuk menjalankan tugas belajar mengajar di sekolah tersebut dan apa tanggapan kepala sekolah atau memang sudah ada kordinasi seorang guru dengan kepsek tersebut.
Tambah ketua DPK Fki1 (Front komunitas Indonesia) Samsudin. banyaknya kejanggalan di sekolah tersebut diminta Dinas Pendidikan kab. Madina dapat mengevaluasi terhadap sekolah tersebut agar tidak mencoreng nama baik sekolah dan pemerintah daerah khususnya dinas pendidikan.
( Sulaiman )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *