TRANSNUSANTARA.CO.ID, MADINA
Puskesmas Simpang Gambir Madina menggelar sosialisasi pola hidup sehat tentang makanan di gedung Aula MTsN 6 Madina, Senin ( 26/09/2022 ).
Acara kegiatan tersebut dihadiri Kepala MTsN 6 Madina Hj. Junnaida Nasution S. Ag, M.A dan sejumlah tenaga pendidik dilingkungan MTsN 6 Madina, Romaito Nasution tenaga honorer kecamatan mewakili Camat Lingga Bayu, anggota UKS anak – anak Pelajar MTsN 6 Madina, seluruh pemilik kantin yang tersedia dilingkungan sekolah, Ketua Komite M.Arifin Lubis dan wakil Ketua Komite Kholis Nasution dan Team kesehatan dari Puskesmas Simpang Gambir yang terdiri dari Kapus dr. M.Rajamin Nasution M.KT, dr. Muhibbah Nasution dan Helena Tushifah S.Gz dan kru lainnya.
” Betapa pentingnya pola hidup sehat dalam kehidupan ini terutama yang berkaitan dengan masalah makanan, dimana yang paling penting kita perhatikan kebersihan lingkungan sekitar kalau Kantin paling tidak berjarak kira – kira 20 meter dari pembuangan sampah. Memakai air bersih dan mengalir, dan memakai air yang sudah dipanaskan terutama untuk minum anak – anak pelajar karena dalam pemantauan kami setiap ada pasien pelajar dari MTsN 6 Mandailing Natal rata – rata penyakit yang mereka alami hampir sama.
Maka dari itu kami dari pihak kesehatan berharap kepada para pemilik Kantin agar lebih memperhatikan hal ini,” jelas dr. Muhibbah Nasution, dalam kata sambutannya.
Sementara itu, Helena Tushifah S.Gz menyampaikan,
untuk menjaga pola sehat makanan, yang paling perlu sekali kita perhatikan jangan memakai masakan ataupun makanan yang disajikan untuk jajanan para pelajar yang memiliki bahan pengawet dan penyedap rasa, seperti Masako dan sejenisnya dimana maksud dan tujuan kami menyampaikan hal ini berkaitan dengan adanya permintaan dari pada pihak sekolah kepada kami untuk melakukan sosialisasi ini yang bertujuan menjaga kesehatan para pelajar sebagai penerus generasi bangsa di masa mendatang maka dalam hal ini bukan ada tujuan kami menyampaikan hal ini dengan maksud membatasi ruang gerak kalian sebagai pemilik kantin untuk tidak berjualan, namun dengan adanya beberapa kejadian yang menimpa para pelajar dan adanya permintaan dari pada pihak sekolah makanya kami berani menyampaikan hal ini demi menjaga kebaikan kita bersama,” jelas Helena.
Dalam hal ini, yang paling penting kita perhatikan terkait masalah kesehatan para pelajar. mengkonsumsi garam yang beryodium untuk menghindarkan penyakit gondok jangan pakai bahan pengawet dan penyedap rasa lebih baik kita pakai yang alami – alami saja, seperti Lontong, soto, nasi goreng , bubur kacang hijau, begitu juga dengan makanan lainnya seperti gorengan, dan juga jenis kue – kue yang lain,” tambah Helena.
Kemudian Kapus dr. M.Rajamin Nasution mengatakan, apa yang telah disampaikan dan demi menjaga marwah dan martabat dan kesehatan para pelajar yang akan menjadi generasi penerus bangsa nantinya perlu juga kita ikut memikirkan kesehatan mereka dilingkungan sekolah MTsN 6 Madina ini dan apalagi kita yang ada di Lingga Bayu ini boleh dikatakan masih satu rumpun keturunan.
Dalam hal ini kami dari pihak kesehatan tetap berharap marilah kita sama – sama saling menjaga yang namanya kesehatan itu karena kesehatan itu sangatlah mahal harganya makanya lebih baik mencegah dari pada mengobati,” Ungkap Rajamin.
M.Arifin Lubis sebagai komite mitra dari pada Kepala Sekolah menambahkan,” Saya sebagai komite sekolah juga sangat mengharapkan kepada kita semua untuk berperan aktif di dalam menjaga kesehatan para pelajar apalagi di jam – jam belajar dan kepada para pemilik kantin juga saya mengharap kan apa yang telah disampaikan pihak kesehatan agar bisa kita jaga dimana yang namanya penyakit itu datangnya saja yang mudah namun begitu kita sudah diserang penyakit tiada lagi yang berarti dalam hidup ini biar sebanyak apa pun harta yang kita miliki, dan saya berharap agar hal ini dapat kita jalankan bersama demi terwujudnya pola hidup sehat apalagi yang berkaitan dengan makanan,” kata M.Arifin menjelaskan.
Acara sosialisasi tersebut pelaksanaannya berjalan dengan baik.
(Amir Husin Hasibuan)
