Transnusantara.co.id-
Medan –
Pasca viral nya pemberitaan dan video oknum Polisi yang berdinas Satuan Reserse Narkoba Polres Belawan yang diduga menembak terduga bandar narkoba yang bernama Iwan alias Nasib warga Batang Kilat Kel. Sungai Mati Medan Labuhan di Jalan Yos Sudarso Gang Mapo pada Selasa (15/11/2022) sekitar pukul 10.00 Wib, membuat Ketua Umum Lembaga MPSU ( Masyarakat Perjuangan Sumatera Utara ) Mulya Koto bakal turun tangan untuk membantu keluarga korban.
Ya…, siapa yang tidak mengenal sosok Ketua Umum Lembaga MPSU yang bernama Mulya Dharmawan alias Mulya Koto ini dengan ciri khas kepala plontos seperti Avatar di Provinsi Sumatera Utara ini, dikabarkan akan segera turun membantu keluarga korban yang mana salah satu keluarganya meninggal dunia akibat diduga ditembak hingga oleh oknum Polisi Polres Belawan dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir ( Iwan alias Nasib ), apabila diminta pihak keluarga korban untuk membantu nya agar mendapatkan Keadilan dan Kebenaran terkait peristiwa penembakan yang simpang siur ini.
Mulya Koto mengatakan sudah mendengar dan bahkan dikirimkan video tersebut oleh salah seorang wartawan berinisial F melalui pesan singkat whatsapp sambil meminta dirinya turun tangan untuk membantu keluarga korban yang mana keluarganya Almarhum Iwan alias Nasib menjadi korban penembakan karena diduga saat penangkapan ditemukan narkoba yang
diduga sabu-sabu dengan berat kotor 20,91 gram.
” Ya.., saya sudah mendengar kejadian ini dan juga dapat kiriman oleh salah seorang wartawan yang juga meminta nya untuk turun tangan ” ungkap Mulya Koto saat dihubungi melalui whatsapp nya Selasa 15 November 2022 saat berada di Sidikalang untuk ziarah ke Makam Almarhumah Anak tercinta nya Shilfia Beby Shagita .
Mulya Koto menambahkan kalau Lembaga MPSU akan membantu apabila di minta oleh keluarga korban dan memberikannya kuasa serta menuliskan kronologis sebenarnya dengan dibumbui materai agar tidak dianggap pihak ketiga oleh Kepolisian Polres Belawan, mengingat Lembaga MPSU juga pernah membantu keluarga korban yang diduga anak nya meninggal dunia saat di tahanan di salah satu Polsek yang ada di Polrestabes Medan sekitar tahun 2020 dan berujung perdamaian hingga akhirnya Kapolsek tersebut beserta jajarannya mengunjungi makam Almarhum D yang diduga menjadi korban penyiksaan didalam tahanan.
” Sekitar 2 Tahun yang lalu MPSU yang bernama Masyarakat Perduli Sumatera Utara sempat bakal ancam Demo Polrestabes Medan untuk meminta agar Oknum Kapolsek tersebut dicopot karena berita nya simpang siur, dari Kepolisian mengatakan tidak ada penyiksaan dan dari keluarga Almarhum D mengatakan ini diduga di siksa karena keluarga Almarhum D punya bukti-bukti video Almarhum Disaat di mandikan ” Beber Mulya Koto .
Sebelum menutup konfirmasi nya Mulya Koto menegaskan akan membantu keluarga Almarhum Iwan alias Nasib apabila Lembaga MPSU diminta untuk mengungkapkan fakta dan kebenaran nya, karena sebagai mana diketahui Mulya Koto yang terkenal keras dan vokal ini mempunyai trik dan cara untuk mengungkapkan fakta dan kebenaran terkait oknum Polisi yang sudah melakukan penembakan terhadap Iwan alias Nasib dengan dalih bandar narkoba
( Ahmad/TN )
