Tidak Ada Petugas, Sudah Satu Bulan, Setiap pagi dan Sore di Jalan Besar Tanjung Selamat Deli Serdang Macet Total

Uncategorized280 views

 

TransNusantara.co.id-

Deli Serdang,

Mengharap  Polisi dan Dinas Perhubungan, tidak perlu satu hari tugas, cukup 2 jam pagi dan sore 2 jam, untuk mengatur dan mengurai kemacetan  lalu lintas di Jl Besar Tanjung Selamat /Tanjung Anom,  Kabupaten Deli Serdang,  Sumatera Utara. Karena selama 1 bulan ini setiap pagi hari dan sore di jalan besar Tanjung Selamat Deli Serdang terjadi kemacetan, sehingga pengguna jalan merasa tidak nyaman dan dikhawatirkan terjadi kecelakaan, mengancam keselamatan pengguna jalan.

Pantauan Trans Nusantara, Selasa 31Januari 2023, pukul 6.30 WIB s/d 9.30 pagi di lokasi, tidak ada terlihat petugas, kemudian  jalan besar Tanjung Selamat masih tergolon kecil , kemacetan terjadi di simpang jalan menuju pasar tujuh dan Suka Maju, dan desa lainnya, tepatnya 500 meter sebelum  jembatan Tanjung Selamat mengarah ke pajak melati Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.Selain itu kemacetan terdapat juga dibeberapa titik lainnya.

Kemacetan setiap hari, pagi hari saat warga pergi kerja dan sorenya ketika pulang. Menurut warga setempat bahwa satu bulan yang lalu, kalaupun ada kemacetan di jalan tersebut tidak separah saat ini. Kemacetan diduga karena ada perbaikan jembatan akses menuju ke Tuntungan dan desa lainnya, sehingga warga masyarakat yang ingin ke kota Medan terpaksa melalui jalan besar Tanjung Selamat, lantaran tidak ada jalan alternatif.

 

Masih kata warga, kemacetan yang terjadi setiap pagi maupun sore hari, yang mengurai dan mengatur jalan adalah warga setempat dan sesekali terlihat ada Tentara turut membantu mengurai kemacetan, yang mengular sampai 1 kilometer lebih.

” Kami tidak tau, kenapa pihak Kepolisian maupun Dinas Perhubungan yang berwenang mengatur lalu lintas tidak memperhatikan hal tersebut.” Kata pak Saragih warga setempat, saat ditemui Trans Nusantara Selasa ( 31/01/2023 ) di jalan besar Tanjung Selamat Deli Serdang.

Dia menambahkan, seharusnya pemerintah yang membidangi lalu lintas harus tanggap jangan dibiarkan seperti saat ini, apa gunanya petugas yang sudah digaji dari uang rakyat tapi tidak menjalankan tugas sesuai harapan masyarakat.

Tidak ada petugas, salah satu titik kemacetan yang paling parah di jl besar Tanjung Selamat setiap hari, pagi dan sore tepatnya 500 meter sebelum jembatan Tanjung Selamat akses menuju kota Medan, terlihat tidak ada petugas yang mengatur jalan sehingga pengguna jalan saling berebut. ( TN- 31/01/2023 )

 

Informasi yang dihimpun Trans Nusantara dari berbagai sumber bahwa, jembatan tersebut yang sedang diperbaiki saat ini diperkirakan  selesai dibangun pada bulan Desember 2023.

Oleh karena itu, kata warga,  mengingat perbaikan jembatan memakan waktu yang cukup lama sampai 12 bulan, maka diharapkan kepada pemerintah dapat mencari jalan keluar untuk mengatasi kemacetan tersebut, minimal menempatkan petugas di titik-titik kemacetan cukup 2 jam pagi dan 2 jam disore hari.

Warga masyarakat yang melalui akses jalan tersebut harus banyak bersabar, diperkirakan 12 bulan lagi jalan tersebut baru bisa normal kembali, untuk itu diharapkan perhatian pemerintah.

( tn/PS ).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *