Rencana Mau Berobat Ke RSUD Panyabungan, Tapi Takdir Berkata Lain

 

 

Mandailing Natal, Transnusantara.co.id–Kurang lebih satu setengah bulan istri menderita  sakit, pada Rabu (17/05/2023) Parmantoni (40) warga desa Simpang Koje dusun Simpang Sordang ayah dari tiga orang anak ini  berencana membawa istrinya berobat ke RSUD Panyabungan, Mandailing Natal.

Namun setelah sampai di Puskesmas Simpang Gambir kecamatan Lingga Bayu kabupaten Mandailing Natal, pasien atas nama Purnama Sari (36) langsung ditangani oleh dokter yang bertugas dan bidan perawat yang ada di Puskesmas Simpang Gambir sebelum nya pasien di rujuk ke RSUD Panyabungan, hal ini di sampaikan oleh dr. M Rajamin Nasution S.KT sebagai Kepala Puskesmas Simpang Gambir saat dikonfirmasi awak media.

dr. M.Rajamin Nasution M.KT dalam penyampaian nya mengatakan,” setelah sampainya pasien di Puskesmas Simpang Gambir dari desa Simpang Koje dusun Simpang Sordang atas nama Purnama Sari (36) dokter  dan bidan perawat kita langsung menangani pasien,” jelasnya.

 

 

Lanjut dr. M.Rajamin Nasution M.KT “namun begitu kita adakan pemeriksaan tubuh dan persendian kaki dan tangan kaku, kulit nya meregang, nadi tidak teraba, tekanan darahpun tidak ditemukan dan pada saat kita melakukan pemasangan infus tetapi tidak ditemukan pembulu darah pena”, papar Kapus.

Namun niat hati sang suaminya Parmantoni mau bawa istrinya berobat ke RSUD Panyabungan, Mandailing Natal, tak juga kesampaian karena takdir berkata lain, disaat pasien mau di pindahkan ke Ambulance mau berangkat ke Panyabungan tiba – tiba wajah Purnama Sari berubah menjadi pucat, tak lama kemudian sekitar jam 11.45 WIB, Purnama Sari pun menghembuskan nafas nya yang terakhir dan hal ini pun tentunya membuahkan duka yang mendalam di hati Parmantoni sebagai suami dan ayah dari tiga orang anak ini.

Suara tangis pun terdengar melegking dari putri pertama almarhumah dan adek iparnya yang turut mendampingi dan diketahui dialah yang selama ini merawat kakak nya yang sedang sakit.

Camat Lingga Bayu Saipuddin Lubis S.sos dan Kepala SMA N 1 Lingga Bayu Ismail Fahmi Rangkuti S.Pd juga hadir dengan adanya kabar Purnama Sari telah menghembuskan nafas terakhir dan menghadap sang Ilahi.

Tak lama berselang Jenazah Almarhumah Purnama Sari pun diangkat ke ambulance untuk dibawa menuju rumah duka di Simpang Sordang dan Kepala SMA N1 Lingga Bayu juga mengutus beberapa orang Siswa/ Siswi beserta guru pendamping perwakilan dari  pihak sekolah untuk mengantar jenazah sebagai tanda turut berduka atas meninggalnya Purnama Sari orang tua dari siswa SMA N 1 Lingga Bayu.

(Amir Husin Hsb)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *