Penulis, Nopel Harahap Kabiro Batu Bara.
Batu Bara, Trans Nusantara–Mengingat budaya Nenek moyang merupakan satu kewajiban yang harus kita lestarikan karena adat budaya itulah yang membentuk diri kita dalam menyikapi proses hidup dan kehidupan ini.
Hal itu disampaikan Iwan Tryadi mantan Kepala desa perkebunan Petatal Datuk Tanah Datar Batu Bara yang juga Calon anggota Legislatif (Caleg) PDIP Kabupaten Batu bara 2024, saat digelarnya acara SUROAN atau menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1445/2023 M, Selasa ( 18/07/2023 ) malam,di kampung 12, Desa tanah kelahirannya itu.


Iwan yang pernah memimpin Desa selama 2 periode itu sangat tau persis situasi kondisi serta karakter masyarakat didesa yang dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit yang dikelola oleh PT Buana Sawit Indah (BSI), karena Iwan dilahirkan dibesarkan didesa tersebut.
Acara kenduri SUROAN dan kesenian jaran kepang (Jarkep) adalah tradisi suku Jawa ketika menyambut Muharam. Moment ini sangat tepat dilakukan Iwan karena mayoritas suku didesanya perkebunan Petatal itu adalah suku Jawa.
Acara itu dihadiri Ketua Kadinda Batu Bara yang juga Caleg PDIP propinsi Sumatera Utara H.Ok.Faizal,SE,MAP,serta Camat Datuk tanah datar, Efendy, ST,Kepala desa Perkebunan Petatal Gunawan serta tokoh- tokoh masyarakat.
Rangkaian acara itu, Iwan Tryadi memberikan bantuan Sembako dan uang penali kasih,kepada anak -anak yatim piatu, orang orang tua jompo.(*)
