Medan, Trans Nusantara- Adi Lubis, Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara ( Penjara ) Sumut meminta Pihak Kepolisian mengusut sampai tuntas kasus penemuan mayat baru-baru ini di Kampus UNPRI Medan.
Hal ini disampaikan Ketum LSM Penjara, Adi Lubis yang juga sebagai Sekretaris Umum Majelis Kehormatan Forum Masyarakat Indonesia ( MKFMNI ) dan Sekretaris Rumah Kemenangan Gibran ( RKG ) Sumut, kepada wartawan Kamis 14 Desember 2023, di Medan
” Ada yang aneh dalam hal ini, pertama saat pihak petugas kepolisian turun ke TKP di halang halangi oleh pihak Yayasan dengan alasan harus ada izin dari instansi terkait. Yang kedua saat petugas kepolisian masuk ke TKP apa yang di lihat dari video viral sudah tidak ada di TKP. Namun atas kerja yang profesional dari pihak Kepolisian khususnya Polrestabes Medan di bawah komando Kasat Reskrim Tengku Fatir Mustafa beserta tim berhasil menemukan beberapa mayat manusia.
Masih kata Adi Lubis, kasus ini harus di usut secara tuntas. mayat dari mana, mayat siapa dan tujuan sebenarnya untuk apa. Apakah mayat tersebut tidak punya keluarga dan apakah keluarga memberi izin mayat keluarganya di jadikan untuk bahan praktek.
Menurutnya, itu yang harus dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian bila perlu bapak presiden harus memberikan perintah kepada bapak Kapolri dan membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus ini,”ucapnya.
Kita juga mendukung Kampus atau Perguruan tersebut untuk melakukan penelitian, sejauh itu memang sesuai dengan SOP, tapi kalau tidak sesuai harus di usut tuntas sampai ke akarnya, karena ini menyangkut nyawa manusia.
” Pihak yang berwenang yang akan menilai dan memutuskan apakah ini termasuk dalam pelanggaran HAM atau.tudak. Kita melihat perkembangan kedepannya sebagai anak bangsa dan sosial kontrol pemantau kinerja aparatur negara akan tetap mengikuti perkembangan kasus ini, sampai sejauh mana pihak -pihak terkait untuk mengungkap dan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini karena ini terkait nyawa manusia,” pungkas Adi Lubis.
(Ahmad/Trans Nusantara)
