Ratusan Peserta PPPK Unjuk Rasa di Gedung DPRD Mandailing Natal, Minta Hasil Penerimaan PPPK Ditinjau Kembali

Uncategorized403 views

 

Mandailing Natal, Trans Nusantara — Permasalahan Penerimaan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus berlanjut.
Ratusan peserta PPPK yang tidak lulus seleksi di tahun 2023 ini melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Mandailing Natal Sumatera Utara.

Peserta unjuk rasa berjalan kaki dari Mesjid Agung Nur Ala Nur Madina, menuju Gedung DPRD Madina. Setibanya di halaman kantor Dewan, pengunjuk rasa diterima Ketua DPRD Mandailing Natal H. Erwin Efendi Lubis, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD dan sejumlah anggota DPRD.

Mereka menyampaikan tuntutan, aspirasi, unek-uneknya terkait masalah tersebut. Diantara mereka ada yang meneteskan air mata saat teman se profesinya menguraikan tuntutan mereka. Tuntutan yang disampaikan, antara lain ; meminta agar hasil penerimaan PPPK yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal supaya ditinjau ulang/dibatalkan, menghapuskan SKTT, kembalikan ke nilai CAT BKN, serta buat perengkingan sesuai pengumuman hasil CAT dan meminta transparansi ujian SKTT.

Menurut mereka terdapat berbagai kejanggalan dalam penilaian yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal. Ratusan peserta PPPK ini mengalami pengurangan nilai dari nilai yang mereka dapatkan pada saat mengikuti CAT, kemudian ada juga yang merasakan nilainya anjlok akibat penilaian dari SKTT yang dikeluarkan oleh Instansi terkait penyelenggaraan Penerimaan PPPK tahun ini.

Ketua DPRD Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis saat menjawab aspirasi tersebut menjelaskan bahwa mereka berada dibarisan para peserta penerimaan PPPK yang merasa terzolimi.

“Kami semua disini ada dibarisan bapak ibu, dan besok kami akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Instansi terkait untuk menyelesaikan persoalan ini”, ujarnya.

“Besok kita akan meminta alasan penyelenggara yang ril, dan RDP ini terbuka untuk umum dan apabila nantinya RDP ini tidak mempunyai hasil yang memuaskan maka DPRD akan memberikan rekomendasi agar nantinya pengumuman hasil seleksi ini dibatalkan,” ungkapnya.(AH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *