Madina, Transnusantara.co.id– Sejak tahun 2020 lalu hingga saat ini sekitar 4 tahun lebih, sejumlah petani tidak bisa lagi berladang seperti biasa, dan kini petani sulit untuk mendapatkan pekerjaan, akibatnya pengangguran meningkat.
Hal itu disampaikan Salah satu warga Desa Tangga Bosi Tiga Kecamatan Siabu Madina, Ilham, kepada Trans Nusantara baru-baru ini di desanya.
Ilham mengatakan, ” warga tidak bisa lagi bertani seperti biasa karena tanggul yang jebol hingga kini belum diperbaiki oleh pemerintah.”

” Ada 8 titik tanggul yang jebol pertama di saba olbung dan saba parparauan, akibatnya ratusan hektar ladang tak bisa dimanfaatkan.” Ujarnya.
Dalam hal ini, warga setempat sudah berupaya memperbaiki tanggul tersebut dengan melakukan gotong royong dengan menggunakan peralatan seadanya.
Warga masyarakat desa Tangga Bosi Tiga, Kecamatan Siabu dan sekitarnya meminta kepada Bupati Kabupaten Mandailing Natal untuk segera melakukan perbaikan tanggul tersebut, agar para petani dapat memanfaatkan lahannya sehingga petani tidak lagi menganggur dan bisa mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
Ahmadi warga Tanga Bosi Dua mengungkapkan, ratusan hektare di desanya saba jae lopo sudah empat tahun tidak bisa dipergunakan, akibatnya pengangguran meningkat tajam, pelaku pencurian pun terjadi, banyak hasil kebun warga yang hilang seperti kelapa yang berada di perbatasan sawah.
Terkait hal ini, pihak Pemerintah Desa dan Kecamatan setempat belum dapat dikonfirmasi .
( Suleman Hsb )
