Madina, Pasca banjir di desa Tangga Bosi dan desa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan ( Forkopimcam ) Kecamatan Siabu, meninjau lokasi banjir pada Senin ( 21/5/2024 ).
Camat Siabu, Sutrajat Putra Batu Bara, SH, MH, mengatakan, tujuan peninjauan ke lokasi banjir tersebut adalah untuk mengetahui kondisi pasca banjir di desa tersebut dan menerima masukan-masukan dari warga untuk mengatasi banjir.
Camat Siabu menjelaskan, sesuai laporan dari salah seorang warga Tangga Bosi Dua, Ahmadi, bahwa dampak dari banjir tersebut, ratusan hektare sawah tidak bisa di manfaatkan, antara lain Saba Olbung , Parparauan, Jae Lopo, dan Saba Radang.

” Selain itu laporan yang diterima dari warga desa Pintu Padang Julu, Zulhaidi Lubis, bahwa di Saba Jae Huta ,Saba Jiret,dan Saba Bandar Godang terancam gagal tanam karena bendungan jebol akibat curah hujan tinggi.” Ujarnya.
Selain persawahan, pasilitas umum lainnya seperti Mesjid Raya Nurul Iman di desa Hutabaringin juga terancam tidak mendapat aliran air, karena sumber air untuk kebutuhan mesjid tersebut diambil dari bendungan.
Dalam hal ini, camat Siabu akan melaporkan hasil kunjungannya ke lokasi banjir, kepada Bapak Bupati Madina.
Sementara itu, Warga masyarakat dari dua desa ini berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mencarikan solusi untuk mengatasi banjir agar tidak terulang lagi.
( Suleman Hsb )
