Ketua APPI Deli Serdang Soroti Ketidakhadiran Camat Pancur Batu Dalam Pertemuan Dengan MWC NU

 

Pancur Batu, Deli Serdang, TransNusantara.co.id– Ketua Asosiasi Pewarta Pers Indonesia ( APPI ) Kabupaten Deli Serdang Charles Surbakti, menyoroti ketidakhadiran Camat Pancur Batu Sandra Dewi dalam acara pertemuan Pemerintahan Kecamatan dengan Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama ( MWC NU ) yang digelar di Balai Desa Sei Gelugur ( 17/8/2025 ).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh pengurus MWC NU Pancur Batu, Staf Camat Pancur Batu, Mewakili pemerintahan desa setempat. Kegiatan itu bertujuan mempererat silaturahmi serta membahas  persoalan  MWC NU Pancur Batu.

Ketua APPI Deli Serdang menyampaikan, bahwa kehadiran Camat dalan kegiatan semacam itu sangat penting, mengingat Camat memiliki peran strategis sebagai pembina organisasi kemasyarakatan di wilayahnya.

” Camat adalah pembina ormas di tingkat kecamatan. Ketidakhadirannya tentu disayangkan, karena pertemuan ini sangat relevan dengan upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap agar kedepan pihak kecamatan dapat lebih responsif terhadap kegiatan yang melibatkan unsur masyarakat dan organisasi keagamaan, sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemasyarakatan.

Menurutnya, komunikasi dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi salah satu kunci terciptanya sinergi dan stabilitas sosial di tingkat kecamatan.

” Kami dari APPI mendorong agar setiap aparatur pemerintahan, terutama Camat terus membangun kedekatan dengan Ormas dan tokoh masyarakat.Itu bagian dari pelaksanaan fungsi pemerintahan umum,” tambahnya.

Masih kata Ketua APPI, Camat Sandra Dewi dinilai gagal fungsi sebagai Pembina Organisasi Kemasyarakatan di Kecamatan Pancur Batu. Sehubungan dengan kekisruhan persoalan Ketua MWC Nahdlatul Ulama (NU) Pancur Batu dengan 7 Pimpinan Anak Ranting NU.

Sandra Dewi memfasilitasi Acara Silaturahmi dengan mengundang kedua belah Pihak.

Berharap mendapat solusi, namun Warga NU yang hadir malah kecewa terkesan ditelantarkan hingga dua jam berlalu dalam penantian tanpa tuan rumah yang hadir baik dari Pemerintahan desa setempat ataupun perwakilan.

Kordinasi Sandra Dewi dengan Pemerintahan Desa Sei Glugur terkait undangan Acara sangat mengecewakan Peserta undangan yang telah hadir. Kades Sei Glugur saat dikonfirmasi menyatakan tengah mengikuti rapat dikantor Gubernur sementara Sandra melalui phonselnya gagal terkonfirmasi. Belakangan Sekcam Pancur Batu Ferry Tarigan terkonfirmasi dengan responsif melalui phoselnya dan tak lama muncul Kasi Trantib dan didampingi seorang Staff Seksi Kesos Kecamatan. Namun acara terkesan gagal dan tak ada kontribusi terhadap Penyelesaian Kisruh MWC NU Pancur Batu.

Kebijakan Sandra terkait undangan acara silaturahmi NU ini mendapat kecaman Keras dari Ketua DPD Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Kabupaten  Deliserdang, Charles Surbakti.
Menurutnya Sandra Dewi telahi gagal Fungsi sebagai pembina Organisasi Kemasyarakatan di Pancur Batu, juga
Masyarakat Pancur Batu banyak yang Kecewa dengan Camat Pancur Batu,’ujar Ketua DPD Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI )

” 7 tahun lebih menjabat Camat telah menghilangkan kepekaannya terhadap masyarakat. Saya yakin dia tak sadar dengan kekecewaan itu. Harusnya dia minta maaf tuh dengan warga NU” ketusnya sabtu 18/10).

Lanjut Ketua DPD ( A-PPI ) Charles Surbakti lagi dengan kesal “Saya pun berharap agar Bupati Deli Serdang Asrilluddin Tambunan segera mencopot Sandra dari Camat Pancur batu. Jangan tunggu SDMnya meningkat sampai layak jadi Kepala dinas. Apa lagi sampai Pensiun di Pancur Batu ini”, kesal ketua APPI

Diketahui Kisruh warga NU Pancurbatu diantaranya terkait tuntutan 7 Pimpinan Ranting terhadap pertanggungjawaban uang organisasi sebesar rp. 50 juta dan dugaan kecurangan Musyawarah Pemilihan Ketua MWC NU Pancur Batu belum lama ini. (AG)

( Cs/Red/TransNusantara )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *