Medan – Transnusantara.co.id – Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Kelas I Medan mengadakan pelatihan keterampilan menjahit diikuti sejumlah warga binaan di gedung Lapas pada Sabtu ( 31/1/2026 ).
Kepala Lapas Kelas I Medan menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan agar setelah bebas nanti mampu hidup mandiri dan produktif di tengah masyarakat, “ujarnya.
Melalui pembinaan keterampilan menjahit, Lapas Kelas I Medan tidak hanya mendorong warga binaan untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab dalam bekerja.
Bidang Giatja Lapas Kelas I Medan terus berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian lainnya sebagai upaya mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan sekaligus mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.
Kegiatan menjahit tersebut diikuti oleh warga binaan yang telah memenuhi persyaratan dan memiliki minat di bidang keterampilan tata busana.
Dalam pelatihan, warga binaan diberikan pembelajaran mulai dari pengenalan alat menjahit, teknik dasar, hingga praktik pembuatan produk sederhana.
(Hisar LG)
