Medan – Transnusantara.co.id – Dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan program pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan bersinergi dengan Himpunan Khusus Indonesia (HKI) dan Dinas Pendidikan Kota Medan
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, berlangsung di Lapas Kelas I Medan, dengan agenda koordinasi serta peninjauan langsung pelaksanaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kesetaraan Paket A, B, dan C bagi WBP.
Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan WBP.
Ia menegaskan bahwa Lapas Kelas I Medan berkomitmen memberikan akses pendidikan yang layak bagi WBP sebagai bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat.
“Program pendidikan kesetaraan ini menjadi bagian dari upaya kami dalam membentuk WBP yang lebih siap, mandiri, dan berdaya saing setelah menjalani masa pidana. Oleh karena itu, sinergi dengan HKI dan Dinas Pendidikan Kota Medan sangat kami apresiasi, “ujar Fonika.
Selanjutnya, rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kegiatan PKBM serta menyapa WBP yang mengikuti program pendidikan kesetaraan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelaksanaan program pendidikan kesetaraan sekaligus memastikan keberlangsungan pembinaan pendidikan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan koordinasi di ruang pimpinan Lapas Kelas I Medan yang dihadiri jajaran manajemen Lapas, perwakilan HKI, dan Dinas Pendidikan Kota Medan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas komitmen bersama dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan nonformal di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk laporan dan pertanggungjawaban kegiatan kepada pimpinan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama lintas instansi dalam mendukung pembinaan kepribadian WBP, khususnya di bidang pendidikan.
(Hisar LG).
