Mandailing Natal – TransNusantara.co.id – Sebanyak enam Brigade Pangan di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menerima bantuan 34 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, setelah kegiatan Tanam Serentak Pertanian Modern dengan metode PM-AAS di Desa Hutaraja, Kecamatan Siabu, Kamis (5/11/2026).
Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Siabu, yakni Camat Siabu, Danramil 12/Siabu, dan Kapolsek Siabu, Iptu A.J. Nasution.
Kehadiran Forkopimcam Siabu menunjukkan dukungan dan sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program ketahanan pangan serta modernisasi pertanian di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, khususnya Polbangtan Medan, atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Madina.
“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari langkah nyata untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produksi pangan, serta mendorong transformasi pertanian yang lebih modern, produktif, efisien, dan berdaya saing,” ujar Saipullah.
Usai menyerahkan bantuan, Bupati berpesan agar seluruh alsintan dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk kepentingan anggota Brigade Pangan, tetapi juga membantu petani lain di sekitar desa.
Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan peralatan agar memiliki masa pakai yang lebih panjang.
“Buat jadwal servis alat sehingga lebih tahan lama. Alat rusak karena tidak dirawat itu dosa terhadap petani,” tegasnya.
Selain itu, Saipullah meminta agar pengelolaan alsintan dilakukan secara transparan dan akuntabel, termasuk dalam hal penggunaan biaya sewa.
“Uang sewa alsintan harus jelas, untuk kas brigade, untuk beli BBM, untuk perbaikan. Jangan sampai jadi ribut,” ujarnya di hadapan para petani dan Forkopimcam.
Menurutnya, Brigade Pangan harus mampu menjadi pelopor penerapan pertanian modern di Kabupaten Madina.
“Kalau enam brigade ini berhasil, tahun depan kita minta 20 brigade lagi ke Jakarta,” tuturnya.
Kepada Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Bupati juga meminta agar program tersebut terus dikawal hingga masa panen.
“Saya mau laporan tiap bulan, berapa hektare sudah ditanam, berapa yang sudah dipanen, berapa ton hasilnya. Kalau target 10 ton tidak tercapai, kita evaluasi bersama,” katanya.
Di akhir sambutannya, Saipullah mengajak generasi muda agar tidak ragu terjun ke sektor pertanian.
“Madina punya potensi besar. Kita punya lahan, kita punya petani hebat, sekarang kita punya alat modern. Tinggal satu yang kita butuhkan, disiplin dan kerja keras. Mari kita jadikan Siabu ini sebagai awal Madina swasembada pangan,” pungkasnya.
Adapun 34 unit alsintan yang diserahkan terdiri atas enam unit traktor roda empat, enam unit crawler, dan 22 unit pompa air.
Enam Brigade Pangan penerima bantuan tersebut yakni:
1. Brigade Pangan Merah Putih, Desa Hutaraja.
2. Brigade Pangan Aek Kalombu, Desa Simangambat.
3. Brigade Pangan Tani Bersinar, Desa Bonan Dolok.
4. Brigade Pangan Tani Jaya, Desa Bonan Dolok.
5. Brigade Pangan Sri Tani Farm, Desa Huraba I.
6. Brigade Pangan Tangga Bersama, Desa Tangga Bosi I.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung aman dan lancar serta disambut antusias oleh para petani. Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Siabu bersama Koramil 12/Siabu.
(Tim/Ahmad Sulaiman )
