Transnusantara.co.id,
Deli Serdang,
Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) di Sekolah Dasar ( SD ) Swasta, di jalan Besar Tanjung Selamat, Tanjung Anom, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dinilai tidak disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan.
Sekolah dimaksud adalah yayasan Pendidikan Nur Adia SD Swasta. Sekolah tersebut sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka terbatas sejak berapa bulan yang lalu.

” Disekolah itu, belum menerapkan Protokol Kesehatan dilingkungan sekolah secara benar, ” ungkap orang tua murid, yang tidak mau menyebutkan namanya, kepada Trans Nusantara di lokasi Sekolah, jum’at ( 24/9/2021 ).
Dia mengatakan, masih banyak terlihat murid
dan guru yang tidak memakai masker di lingkungan sekolah, diduga pihak sekolah tidak melakukan pengawasan.
” Kami sebagai orang tua murid, merasa khawatir adanya penularan covid-19 terhadap anak murid, jika hal ini tidak segera diatasi oleh pihak Pemerintah.
Kemudian, diusulkan agar
kegiatan ektstrakurikuler Kepramukaan, yang dilakukan setiap hari Sabtu, mulai pukul 2.00 WIB siang s/d pukul 4.00 WIB sore, untuk sementara ditunda Pelaksanaannya , tidak perlu diadakan, karena kegiatannya hanya latihan baris -berbaris, waktu istrahat terjadi kerumunan. Kegiatan ini diikuti juga oleh siswa kelas 1.

Selain itu yang perlu segera dilakukan pihak sekolah adalah membuka pintu gerbang depan sekolah, untuk menghindari kerumunan orang tua murid yang menjemput dan menunggu anaknya pulang sekolah.
Sejak diberlakukan penerapan belajar tatap muka terbatas disekolah itu, para murid masuk maupun pulang sekolah, melalui pintu samping dan pintu belakang, melalui Gang kecil, jika turun hujan Gang terendam air dan berlumpur.
Keadaan terpaksa, para orang tua murid, setiap hari rela
berdesakan di gang kecil itu, menunggu anaknya pulang sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum bisa dikonfirmasi.
Penulis : Musal Fiqri Tanjung
( Jurnalis Trans Nusantara )
