Deli Serdang, TransNusantara co.id-
Pembangunan jalan desa Namorih menghubungkan desa Salam Tani, Kecamatan Pancur Batu, Sumatera Utara, terhenti ditengah perkebunan sawit dan karet milik warga, demikian juga sebaliknya, jalan desa dari Desa Salam Tani dibangun sebatas ditengah kebun milik warga.

Seorang warga masyarakat desa Namorih, Tarigan, Mengatakan, bahwa jalan desa tersebut lebarnya sekira 3,5 M, sudah disemen, dibangun beberapa tahun lalu oleh pemerintah, tapi hanya sebatas ditengah- tengah kebun milik warga, tidak ditembuskan, ke jalan yang sudah ada yang juga berada ditengah tengah kebun milik warga, hal ini disampaikan ketika ditemui TransNusantara, di Desa Namorih, Jum’at ( 28/5/2021 ).

” Pengguna jalan, mengalami kesulitan, harus menempuh jalan tikus di tengah areal kebun warga, sepanjang lebih kurang 500 M, untuk menuju jalan yang sudah ada sebelumnya, agar bisa melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tarigan menjelaskan, bahwa warga belum mengetahui pasti, penyebab terhentinya pembangunan jalan tersebut, sehingga jalan itu tidak tembus.

Menurutnya, tinggal sekira 500 meter lagi, jalan desa itu yang belum dibangun. Apabila ditembuskan bisa menghemat waktu, sekira 30 menit, dan memperlancar roda perekonomian rakyat di dua desa tersebut dan sekitarnya.
Terkait hal tersebut, kedua Kepala Desa setempat belum dapat dikonfirmasi, warga berharap kepada Bupati Kabupaten Deli Serdang, agar pembangunan jalan desa yang belum ditembuskan itu dapat direalisasikan.
( Charles Bakti ).
