DELI SERDANG,(Transnusantara.co.id)-
Dua Pelaku Pembunuhan terhadap Kalinus Zai alias Ama Willy (40), warga Jalan Keramat Indah Selambo Ujung, Dusun III, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang yang merupakan Penjaga Toko UD Lau Kawar Perabot Cuci Gudang, Jalan Besar Medan-Batangkuis Pasar X, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, berhasil ditangkap Personel Gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang.
Hal ini dibenarkan Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK membenarkan ketika dikonfirmasi Awak Media pada Minggu (27/6).
“Memang benar dua pelakunya sudah ditangkap di Tapanuli oleh Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polresta Deli Serdang,” sebut Yemi Mandagi .
Berkaitan identitas kedua pelaku sambung Kombes Yemi, belum bisa diberitahukan karena akan ada Konferensi Pers yang langsung dipimpin Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca RZ Simanjuntak.
“Untuk identitas belum bisa diberitahukan, nanti akan dirilis. Ini menjadi Atensi Pimpinan (Kapolda Sumut),” ujar Yemi.
Kedua pelaku ditangkap dalam kurun waktu tidak sampai 1 x 24 jam. “Kedua pelaku ditangkap hanya dalam 1 x 24 jam. Ini merupakan kerja keras Anggota dan Tim Gabungan,” ucap Yeni lagi.
Sebelumnya diberitakan mayat Kalinus Zai terkapar melintang di Jalan Sultan Serdang Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang, menuju Bandara Kuala Namu pada Sabtu siang (26/6), jam 13.05 WIB.
Security Proyek Sport Center jam 1 siang tadi yang nemukan” kata warga sekitar yang berkerumun di lokasi kejadian.
Dikatakan bahwa Korban dilempar dari Mobil Toyota Avanza Putih ke Tengah Jalan. Dan di jidat korban tampak ada lubang yang tembus ke kepala bagian belakang. “Tadi kupikir luka biasa, rupanya bolong dari kepala depan tembus ke belakang. Tadi melintang di tengah jalan, sekuriti proyek yang nemukan. Terus ramai ada polisi,” imbuhnya lagi.
Sementara itu, di lokasi, anak korban, Wiliam Jai dan ibunya (istri korban), terlihat sangat histeris. Mereka menangis tanpa henti.
Tim Inafis Polresta Deli Serdang terlihat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).(Gun)
