PEMERINTAH KAB MANDAILING NATAL GELAR PELATIHAN PROGRAM PAMSIMAS TAHUN 2021

 

 

Transnusantara.co.id,
Madina–
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara menggelar pelatihan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ( Pamsimas )Tahun 2021, bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum ( Kemen PUPR ) Jakarta.

Pelatihan Pamsimas tahun 2021 tersebut, digelar di Hotel Panyaloting Madina, Selasa ( 28/9/2021 ), acara kegiatan
dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Kabupaten Mandailing Natal, Parlin Lubis.

Peserta yang mengikuti pelatihan, para Camat, para Kepala Desa dan Sekretaris Desa, Kab. Mandailing Natal, yang telah menerima alokasi anggaran program Pamsimas sejak tahun 2017 – 2021.

Sehubungan adanya pembatasan kegiatan tatap muka akibat pandemi covid-19, kegiatan pelatihan diadakan dalam 2 gelombang.

Pelatihan untuk gelombang pertama, 27 – 28 September 2021, dihadiri 40 orang peserta, sedangkan gelombang kedua 29 hingga 30 September 2021 dengan jumlah peserta 44 orang.

District Cordinator ( DC ) Kabupaten Mandailing Natal, Hermawan Yusri Manurung menyebutkan, air merupakan kebutuhan dasar dan kebutuhan yang penting dalam hidup dan kehidupan.

Beliau berharap sarana air minum dan sanitasi yang telah dibangun oleh program Pamsimas dan telah diserahkan untuk dikelola oleh masyarakat melalui KPSPAMS ( Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi ) dapat berjalan dengan baik dan terus meningkatkan kapasitasnya dalam mengelola sarana air minum dan sanitasi yang telah terbangun serta menjalin Kerja sama yang baik dari dalam desa, ataupun dari luar desa/pihak ketiga.

Selanjutnya bapak Hermawan Yusri Manurung sangat berharap, setelah berakhirnya program dengan hasil apa yang telah terbangun menjadi Aset Desa, harus dipelihara dan dijaga karena kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung keberlanjutan dan target universal akses Air Minum dan Sanitasi 100% sebagaimana amanat SDGs 2024 secara Nasional.

Oleh karenanya Pelatihan Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa dan Kecamatan ini dapat menjadi awal mula untuk mewujudkan target pencapaian 100 % Air Minum dan 100% Sanitasi.

Penulis : Sulaiman Hasibuan ( Jurnalis Trans Nusantara ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *