MADINA, Trans Nusantara– Parit jalan lintas Sumatera yang dibangun Pemerintah Desa, tepatnya di desa Lambou Darul Ihsan Mandailing Natal diduga penyebab terjadinya banjir di pemukiman warga, saat turun hujan.
Salah seorang warga setempat yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, parit tersebut dibangun oleh pemerintah desa Lambou Darul Ihsan Kecamatan Bukit Malintang Mandailing Natal, namun pembangunannya tidak dilanjutkan. Ketika turun hujan air menggenangi badan jalan hingga melimpah ke pemukiman warga.
” Pembangunan parit tersebut belum selesai dibangun oleh pemerintah desa, ketika turun hujan, air yang menggenangi badan jalan masuk ke pemukiman,” ujarnya.
Berkaitan dengan hal itu, Kepala Desa Lambou Darul Ihsan, Syafri, saat dimintai keterangannya melalui whatshap oleh awak media mengatakan, pembangunan parit tersebut adalah inisiatif pemerintah desa untuk mengatasi genangan air di badan jalan lintas. Namun Saat ini pembangunannya belum bisa dilanjutkan karena ketiadaan anggaran.
Sementara itu, Warga masyarakat berharap kepada pemerintah agar segera melanjutkan pembangunan parit tersebut, untuk menghindari terjadinya banjir di pemukiman warga.
( Sulaiman Hsb )
