LSM Penjara Sumut Ultimatum Pemkab Deli Serdang, Adi Warman : Jika Tak Ada Tindakan Akan Gelar UNRAS

Foto : Diduga bangunan ini bermasalah, belum ada tindakan dari dinas terkait

 

Deliserdang,Transnusantara.co.id   – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (DPD LSM PENJARA) Sumatera Utara, Adi Warman Lubis, mengultimatum Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, akan menggelar unjuk rasa ( UNRAS ) turun ke jalan dalam waktu dekat jika pembangunan delapan unit Rumah Toko (Ruko) di Jln. Marelan Raya, Pasar 8, Kab. Deliserdang yang diduga tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), tidak segera dibingkar.

Ketua LSM Sumut, Adi Warman Lubis yang aktif menyoroti pembangunan bermasalah di Sumatera Utara, merasa kecewa terhadap kinerja dinas terkait Deli Serdang. Sementara itu, pihak Pengembang hingga kini belum merespons surat LSM tentang  konfirmasi  terkait legalitas pembangunan yang dikerjakannya.

 

” Kami heran, bangunan yang awalnya hanya empat pintu,  kini malah bertambah menjadi delapan pintu dan tidak dipasang plank PBG. Ini jelas merugikan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ), ” tegasnya.

Lebih lanjut Warman mengungkapkan, ” Sebagai wujud tanggung jawab sosial, kami mendesak Dinas terkait Kabupaten Deli Serdang agar segera mengambil tindakan tegas  membongkar bangunan yang diduga tidak memiliki PBG tersebut,” ujarnya.

” Jika tidak ada tindakan dari Dinas terkait, kami akan Unjuk Rasa ( UNRAS ) turun ke jalan. Ini demi kebaikan bersama untuk meningkatkan PAD Pemerintah Daerah,” dia menambahkan.

Sebagai Ketua Pagar Unri Prabowo-Gibran untuk Negara Republik Indonesia dan juga wakil GANN Sumut,  Adi Warman Lubis berkomitmen  untuk memberantas mafia hukum di Sumut termasuk Markus.

Beliau menyatakan bahwa perjuangan ini dilakukannya tanpa pamrih demi masyarakat dan Negara.

” Kami siap berjuang untuk masyarakat dan negara, meski tanpa gaji dari pemerintah. Ini tugas kami sebagai kontrol sosial dan anak bangsa, ” pungkasnya.

Ketua LSM Penjara Sumut, Adi Warman Lubis mengungkapkan bahwa Dinas Terkait maupun pihak pengembang belum bisa dikonfirmasi.

(Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *