Medan – Transnusantara.co.id – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI bersama organisasi Pemuda marga silima membagikan 2000 paket bakti sosial kepada masyarakat di lapangan terbuka, jalan Flamboyan Raya, Medan Tuntungan pada Senin ( 16/3/2926 ), bertajuk ramadhan.berbagi.
Aksi kemanusiaan bertajuk “Ramadan Berbagi: Menebar Kebaikan, Menggapai Keberkahan” ini merupakan inisiasi langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto SH MH.
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Agus Andrianto terus menekankan agar seluruh jajaran Kemenimipas hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat yang menyentuh langsung aspek sosial dan ekonomi warga.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, menegaskan bahwa sinergi antara instansi pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan adalah kunci keberhasilan program pengabdian masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan upaya memperkuat ikatan silaturahmi dan kepercayaan publik terhadap institusi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Uray Avian, melalui perwakilannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud dedikasi jajaran Imigrasi Medan dalam menjalankan arahan pimpinan yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus konsisten menebar kebaikan sesuai pesan Bapak Menteri.
Melalui kerja sama dengan PMS, kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tersampaikan dengan tepat kepada mereka yang berhak, sekaligus mempererat harmoni di wilayah Medan Tuntungan, “ujar Kakanimsu Medan yang kerap disapa Uray.
Acara juga dihadiri langsung oleh Ketua Umum PMS Mbelin Brahmana, Camat Medan Tuntungan Joy Tarigan, dan serta jajaran Lapas Kelas IIA Pancur Batu.
Ketua Umum PMS, Mbelin Brahmana, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenimipas.
Ia menilai perhatian yang diberikan oleh Menteri Agus Andrianto dan jajaran Kanwil Imigrasi Sumut merupakan bukti nyata bahwa pemerintah sangat menghargai peran masyarakat bawah dan organisasi lokal dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan paket bantuan secara simbolis dan sesi dokumentasi bersama, menandai suksesnya kolaborasi kemanusiaan di jantung kota Medan tersebut. (Hisar LG).
